Belajar dari Kebengisan Israel, Erdogan Tak Lagi Pergi Berdua dengan Davutoglu

Belajar dari Kebengisan Israel, Erdogan Tak Lagi Pergi Berdua dengan Davutoglu

Erdogan dan Davutoglu
Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan tidak akan lagi bepergian jauh berdua dengan Ahmet Davutoğlu. Ketika pekan ini Erdogan melakukan kunjungan ke Argentina guna menghadiri pertemuan Komite Olimpiade Internasional dan mendukung pencalonan Istanbul sebagai tuan rumah Olimpiade 2020, Davutoglo tidak lagi mendampingi Erdogan.

Kebijakan Ankara agar Erdogan tidak bepergian jauh berdua dengan Davutoglu itu diambil setelah Zionis Israel menyerang Freedom Flotilla hingga mengakibatkan 8 orang warga Turki dan seorang warga Turki-Amerika Serikat tewas. Saat peristiwa tersebut terjadi, Erdogan dan Davutoglu sedang berkunjung ke negara Amerika Selatan, Chile. Akibatnya, Ankara tidak bisa membuat keputusan cepat di saat-saat kritis itu.

Sejak saat itu Ankara memutuskan, agar negara selalu siaga menjalankan pemerintahan secara efektif di saat-saat krisis, keduanya tidak akan lagi melakukan perjalanan jauh berdua, lapor Today's Zaman, Jum’at (6/9).

Profesor Ahmet Davutoglu adalah diplomat Turki yang menjabat Menteri Luar Negeri Turki sejak tahun 2009 lalu. Kredibilitasnya sebagai seorang ilmuwan politik, akademisi dan diplomat membuat Erdogan memilihnya sebagai penasihat utama untuk Perdana Menteri. [AM/TZ/Hdy]


0 komentar:

Posting Komentar