Gunakan Air Toilet untuk Buat Kopi, Starbucks Diprotes


Media lokal Hong Kong, Apple Daily, mengeluarkan laporan mengenai salah satu cabang Starbucks yang menggunakan air toilet untuk membuat kopi.

Sebuah foto diambil di Starbucks di Menara Bank Cina. Di situ terlihat, seorang pegawai mengambil air dari sebuah keran berlabel 'Starbucks Only' yang terletak di dekat toilet laki-laki.

Sejumlah orang memprotes penggunaan air yang dipandang “tidak memenuhi syarat” dan “menjijikkan” itu. Diantaranya Duncan Yum, Nicholass Chhan dan Niraj Gupta yang melayangkan komentar di laman resmi Starbucks Hong Kong.

"Starbucks, anda harus membuat deklarasi terbuka yang mengatakan hal seperti itu tidak akan terulang lagi di mana pun. Pecat juga orang yang mengambil air di tempat seperti itu," tulis Duncan Yum di laman Facebook Starbucks Hong Kong.

Starbucks langsung merespons komentar itu dan mengatakan akan menggunakan air penyulingan sampai ada opsi lain yang dapat diterima. Dikatakan, hal itu dilakukan karena kurangnya sumber air di lokasi tersebut. "Tolong terima permintaan maaf kami terkait sumber air di Menara Bank Cina," papar Starbucks.

UPI melaporkan, perwakilan Departemen Higienis Makanan dan Lingkungan Hong Kong mengatakan, sistem air yang digunakan Starbucks tidak memenuhi peraturan. [MN/Ktk/Rpb/bsb]

PKS Tolak Kenaikan Harga BBM


Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq menegaskan, PKS menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, penolakan itu telah diputuskan dalam pleno fraksi dan sudah disetujui oleh DPP PKS.

"Itu sebagai bentuk menyikapi aspirasi dari masyarakat," kata Mahfudz di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (31/5) sperti dikutip Jpnn.com.

Pemerintah sudah dua kali menaikkan harga BBM. Partai yang kini dipimpin Anis Matta itu pernah mengusulkan untuk meningkatkan sektor energi sehingga tidak ada lagi kenaikan BBM.

Namun demikian, usulan yang disampaikan PKS tidak didengarkan oleh pemerintah. "Masukan PKS ini tidak didengar," ucap Ketua Komisi I DPR tersebut.

Mahfudz menerangkan, sikap dalam koalisi tidak mesti satu suara. Apalagi sikap berbeda itu lebih rasional "Kita cuma menghindari stampel koalisi itu untuk memaksakan untuk ikut satu suara," tambah Mahfudz.

Sementara itu, demo menolak kenaikan harga BBM semakin marak. Tercatat, demo mahasiswa telah meletus di Aceh, Surabaya, hingga kota kecil seperti Bojonegoro, Jawa Timur. Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bojonegoro menggelar aksi unjuk rasa mengecam keputusan Pemerintah Pusat yang akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kemarin (29/5). Dalam aksi di bundaran Adipura itu, mereka membawa dua ekor kambing dan sepeda onthel sebagai simbol kesengsaraan rakyat akibat kenaikan harga BBM. [JJ/Jpnn/Sbu]

Desak Sistem Pemerintahan Jadi Khilafah, HTI Kerahkan 500 Ribu Massa


Setelah menggelar Muktamar di 30 kota sejak 5 Mei lalu, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) akan memungkasi Muktamar Khilafah 2013 di Gelora Bung Karno (GBK), Ahad (2/6) depan. Tidak tanggung-tanggung, HTI akan mengerahkan 500 ribu anggotanya dari Jawa Barat, Banten dan Jakarta untuk mendesak pemerintah mengganti sistem pemerintahan menjadi khilafah.

"HTI akan mendesak pemerintah untuk mengganti sistem pemerintahan sekarang menjadi Khilafah. " kata juru bicara HTI Jawa Barat Luthfi Afandi, Kamis (30/5).

Afandi menjelaskan khilafah adalah sistem pemerintahan Islam yang merupakan kepemimpinan umum untuk menerapkan syariat Islam secara total. Sistem khilafah pernah diterapkan selama 1.300 tahun di dunia Islam. Penerapan syariat Islam diyakini akan membawa kemakmuran bagi Negara.

Ketua DPD I HTI Jawa Barat Muhammad Ryan menambahkan, mendorong berdirinya sistem kekhalifahan di pemerintah adalah tanggung jawab bersama umat Islam. Muktamar Khilafah 2013 adalah salah satu sarananya. Masyarakat sangat antusian mengikuti acara di GBK itu, terbukti dengan jumlah tiket yang terjual.

"Sampai hari ini, kuota GBK sudah penuh. Bukan hanya yang muslim, non muslim pun ada yang membeli tiket," kata Ryan, yang juga menjelaskan bahwa panitia menyediakan tikel untuk massa yang ingin hadir dengan membayar Rp 35 ribu hingga Rp 1 juta. [IK/Tmp/bsb]

Sedang Dibahas, Larangan Pemakaian Speaker untuk Ceramah dan Tadarusan


Ide pengaturan penggunaan pengeras suara di masjid untuk selain adzan kembali menyeruak. Alasannya, ada keluhan dari sebagian masyarakat yang terganggu kebisingan dari masjid.

"Kami sedang membahas detil teknis dan konsep," kata Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, dikutip dari Republika, Jum'at (31/5).

Menurutnya, pembicaraan sedang berlangsung untuk melarang masjid dari menggunakan pengeras suara untuk khutbah agama dan pembacaan Al Quran, termasuk tarhim sebelum Subuh.

"Kalau untuk Azan, itu baik-baik saja di mana-mana di dunia masjid menggunakan speaker untuk Azan," tambah Jusuf Kalla.

Ada hampir 80.000 masjid di Indonesia, negara Muslim yang paling padat penduduknya di dunia. Masjid Indonesia sering menggunakan pengeras suara untuk Azan serta penyiaran pembacaan Quran dan khotbah agama.

Penggunaan pengeras suara menjadi lebih luas di bulan suci Ramadhan, ketika umat Islam mendedikasikan waktu mereka untuk menjadi lebih dekat kepada Allah melalui doa, menahan diri dan perbuatan baik.

Akan tetapi suara yang tinggi yang dilakukan oleh speaker telah memicu keluhan dari banyak warga, terutama mereka yang tinggal di dekat masjid.

Wakil Presiden Boediono pun sempat mengimbau kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mengatur penggunaan pengeras suara di masjid untuk mengumandangkan Azan.

"Dewan Masjid Indonesia kiranya juga dapat mulai membahas, umpamanya, tentang pengaturan penggunaan pengeras suara di masjid-masjid," ujarnya pada April 2011 lalu.

Wacana tersebut mengundang respons dari banyak pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI Amidhan mengungkapkan, pengeras suara digunakan untuk memanggil azan agar orang dapat pergi shalat berjamaah. [IK/Rpb/bsb]

Muhammadiyah: 1 Ramadhan 1434 H Jatuh pada 9 Juli 2013 M


Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengumumkan penetapan awal Ramadhan, hari raya idul Fitri, dan Idul Adha. Hal itu tertuang dalam maklumat Nomor 04/MLM/I.0 /E/2013 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawwal, dan Dzulhijjah 1434 Hijriyah.

Seperti dilansir Fimadani, Pimpinan Pusat Muhammadiyah berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengumumkan hasil hisab awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijah 1434 H adalah sebagai berikut:

1 Ramadhan 1434 Hijriyah jatuh pada hari Selasa Wage, 9 Juli 2013 Masehi.
1 Syawal 1434 Hijriyah jatuh pada hari Kamis Wage, 8 Agustus 2013 Masehi.
1 Zulhijah 1434 Hijriyah jatuh pada hari Ahad Pon 6 Oktober 2013 Masehi.
Hari Arafah (9 zulhij ah 1434 H) hari Senin Legi, 14 Oktober 2013 Masehi.
Idul Adha (10 Zulhijah 1434 H) hari Selasa Pahing, 15 Oktober 2013 Masehi.

Dalam maklumat bertanggal 23 Mei 2013 M dan ditandatangani Prof. DR. H. M. Din Syamsuddin, M.A tersebut disampaikan untuk menjadi pedoman bagi warga Muhammadiyah untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. [IK/Fmd]

Putra Wiranto yang Meninggal Ternyata adalah Aktifis Dakwah


Zaenal Nur Rizki, putra Jenderal Purnawirawan Wiranto yang meninggal dua hari lalu, ternyata adalah seorang aktifis dakwah. Hal itu diketahui dan didukung oleh kedua orangtuanya.

Wiranto dan istrinya, Rughaiyah Usman, menuturkan bahwa Zaenal Nur Rizki mulai aktif dalam dakwah sejak lulus SMA.

“Almarhum memang sudah ikut di Tabligh sejak lulus SMA. Dia sudah mulai aktif melakukan dakwah,” kata Ibunda Zaenal, Rughaiyah Usman di rumahnya di Jalan Palem Kartika nomor 21, Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (29/5).

Keluarga menjelaskan sejak bergabung dengan Jama'ah Tabligh, Zaenal menunjukkan akhlak yang baik. Ia juga rajin beribadah, giat berdakwah dan berbakti kepada orang tua. Keluarga sangat mendukung aktivitas Zaenal. Bagi keluarga, Zaenal adalah aset bagi dakwah Islam. Dakwah pula yang membuat pemuda berusia 23 tahun itu tergerak untuk mendalami agama hingga ke Afrika Selatan.

“Dia masih muda, tapi sudah punya jiwa dakwah yang tinggi. Bapak dan saya mendukung,” tambah Rughaiyah.

Komitmen kepada Islam juga tampak dari proses pernikahan Zaenal, Maret lalu. Sesuai tuntunan Islam, Zaenal menikah tanpa didahului pacaran.

"Pada saat dia memilih menikah, istrinya usia 15 tahun, mereka belum pernah bertemu, belum pernah melihat mukanya, rela untuk dimintakan orang tua melamar istrinya. Baru saja menikah kemarin. Itu yang membuat saya terhibur, dia sudah sempurna, dari kecil dewasa dan sempat melaksanakan menikah," terang Rughaiyah. [IK/Dtk/Vv/bsb]

Surat Perintah Mesum Gemparkan Bandung


Masyarakat Bandung digemparkan dengan beredarnya surat perintah untuk mengikuti ritual seks bebas. Surat perintah bernomor 041/019-C-Kapuserda itu berkop Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Kota Bandung, lengkap dengan tanda tangan kepala dan stempel kantor.

Berdasarkan surat perintah itu, PNS yang namanya tercantum diwajibkan melaksanakan tugas mengikuti ritual seks bebas di dalam “misa hitam” sesuai dengan jadwal dan lokasi yang telah ditentukan kalender ritual 2013.

Pada lampiran surat, tertulis sepuluh nama PNS yang ditugaskan, lengkap dengan Nomor Induk Pegawai (NIP), jabatan, dan pasangan seks bebasnya.

Merasa tidak membuat surat itu, Kepala Perpusda Muhamad Anwar kemudian langsung melaporkan beredarnya surat tersebut kepada pihak kepolisian. "Surat tersebut palsu. Saya tak pernah membuat, menandatangani, apalagi menyetujui adanya tindakan tersebut," ujar Anwar di Kota Bandung, Rabu (29/5), seperti dikutip liputan6.com.

Anwar menyatakan, surat perintah yang berisi melakukan ritual seks di tempat tertentu, lengkap dengan kop surat instansinya yang dia pimpin merupakan fitnah yang dilakukan oleh pihak tertentu. [AM/Lpt/Isp/bsb]

Film Sang Kiai Diputar Serentak Hari Ini


Film Sang Kiai mulai diputar serentak di bioskop-bioskop seluruh Indonesia hari ini (30/5). Film yang disutradarai Rako Prijanto ini mengangkat kisah seorang pejuang kemerdekaan sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asyari .

Dalam film Sang Kiai dikisahkan pendudukan Jepang yang ternyata tidak lebih baik dari Belanda. Jepang bahkan memaksa rakyat Indonesia untuk melakukan Sekerei (menghormat kepada Matahari). KH Hasyim Asyari sebagai ulama besar menolak untuk melakukan Sekerei, karena tindakan itu menyimpang dari aqidah Islam. Sedangkan Islam hanya menyembah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Karena tindakannya yang berani itu, Jepang menangkap Sang Kiai.

Di Film Sang Kiai juga dikisahkan bagaimana KH Hasyim Asyari mengeluarkan resolusi jihad pada saat Sekutu mulai datang kembali pasca kekalahan Jepang. Resolusi Jihad yang dikumandangkan para ulama mendorong para santri dan penduduk Surabaya berduyun duyun tanpa rasa takut melawan sekutu di Surabaya. Bagaimana Bung Tomo menggelorakan semangat juang arek-arek Surabaya juga ditampilkan di film ini. Agaknya, bagian ini paling menarik bagi pecinta film action yang menonton film drama produksi Rapi Film ini.

Menurut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, ada banyak hal yang disembunyikan orde baru diungkap dalam film Sang Kiai.

"Banyak sejarah NU yang di zaman Orde Baru disembunyikan, diungkapkan di film Sang Kiai," kata Said setelah menerima pimpinan Rapi Film di kediamannya di Jakarta, Jum’at (10/5) lalu.[IK/Wkp/bsb]

Saksi Ahli dan Pakar Hukum: LHI Tak Bisa Dijerat Pasal Menerima Suap


Sejumlah pakar hukum yang menjadi saksi ahli di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Rabu (29/5) menilai Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) tidak bisa dijerat dengan pasal penerima suap. Jika LHI tidak bisa dikenakan pasal suap, bisakah TPPU yang dikenakan padanya tetap dipaksakan? Padahal TPPU harus diawali adanya prime crime?

Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Eva Achjani Zulfa, menilai LHI tidak bisa dijerat dengan pasal penerima suap. Menurut Eva, pasal itu hanya bisa dikenakan kepada aparatur negara seperti Pegawai Negeri, Menteri, dan Presiden.

"Bagian unsur yang menentukan dalam pasal ini penerimanya adalah aparatur negara. Pimpinan partai tidak masuk. Pasal ini hanya untuk PNS dan aparatur negara," kata dia di Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Rabu (29/5) dikutip Okezone.

Eva Achjani Zulfa berada di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi untuk menjadi saksi ahli bagi Juard Effendi dan Arya Abdi Effendy. Dua petinggi PT Indoguna Utama ini ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap izin kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Saksi lain yang dihadirkan adalah Dian, dosen Fakultas Hukum Trisakti, dan Thomas Sembiring selaku Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan LHI sebagai tersangka penerima suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Dia dijerat pasal pasal 12 huruf a atau b atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah pada Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

Dosen Fakultas Hukum Trisakti, Dian, membenarkan pendapat Eva. Dia menyatakan pasal yang menjerat Luthfi baru bisa dilakukan apabila yang bersangkutan adalah aparat negara. "Penyuapan bisa dilakukan harus berhubungan dengan jabatannya. Anggota DPR atau pimpinan partai tidak bisa dikenai pasal ini," kata dia kepada Majelis Hakim.

Saksi lain, Thomas Sembiring menyatakan kuota daging nasional sejak 2011 terus mengalami penurunan. Thomas mengatakan Elda Devianne Adiningrat selaku Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia menawarkan ada penambahan kuota impor daging. "Swasembada daging di Indonesia akan berhasil di 2014 jika impor daging di bawah 10 persen kebutuhan nasional," terang Thomas.

Menurut Thomas, penambahan kuota impor juga harus dikoordinasikan dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pertanian. "Penambahan kuota itu harus melalui rapat koordinasi terbatas Kemenko Perekonomian, Kemendag, dan Kementan," ujar Thomas. [JJ/Okz/bsb]

Mahasiswa STAIN Bukittinggi Luncurkan Buku Catatan Seorang Muallaf

Buku Catatan Seorang Muallaf “Masihkah Ada Harapan untukku Ya Rabb...” yang ditulis Ahmad Fauzi, mahasiswa semester akhir Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi secara resemi diluncurkan Rabu (29/5) di Kampus I STAIN Bukittinggi. Buku itu diluncurkan Ketua STAIN Bukittinggi diwakili Wakil Ketua III Dra. Nuraisyah, M.Ag., didampingi Ketua Prodi Iswantir M, M.Ag di hadapan 150an peserta.
 
“Sepanjang sejarah saya mengajar di STAIN Bukittinggi, ini pertama kali seorang mahasiswa menerbitkan buku dan berani meluncurkan sekaligus membedahnya di hadapan mahasiswa dan dosen,” ujar Dra. Nuraisyah, M.Ag., Wakil Ketua III STAIN Bukittinggi dalam sambutannya memberi apresiasi atas terbitnya buku mahasiswanya itu.
 
Dia menyebutkan, di dunia kampus mahasiswa diharapkan tidak hanya berkutat dengan perkuliahan tetapi juga harus kreatif menulis. Lewat menulis apalagi menerbitkan buku buah pikirnya akan dapat dinikmati lebih luas oleh banyak orang.
 
“Kita harapkan, dari kampus ini, satu tahun minimal terbit satu buku, baik dari mahasiswa maupun dosen,” ujar Nuraisyah.
 
Buku Catatan Seorang Muallaf “Masihkah Ada Harapan untukku Ya Rabb...” dibahas oleh dua narasumber, yaitu DR. Silfia Hanani Syafei (Penulis dan Dosen STAIN Syech M. Djamil Bukittinggi) dan Muhammad Subhan (Penulis dan Ketum Forum Aktif Menulis Indonesia).
 
Dalam pembahasannya, Silfia Hanani Syafei mengulas sisi perjuangan seorang mahasiswa bernama Ahmad Fauzi melahirkan karya tulisnya lalu menerbitkannya menjadi buku. Dia menyebut, ketika draf buku itu diperlihatkan kepadanya, ia tergerak untuk mendorong Ahmad Fauzi segera menerbitkan bukunya itu.
 
“Terlepas dari soal berkualitas atau tidaknya buku ini, saya memberikan apresiasi kepada penulisnya, karena telah mampu menulis berlembar-lembar, terstruktur, sehingga layak diterbitkan menjadi buku,” kata Silfia.
 
Sementar Muhammad Subhan menyebutkan, pertama kali menerima buku Ahmad Fauzi itu dan memintanya menjadi salah seorang pembedah, ia mengira buku tersebut adalah semacam buku biografi si penulis yang seorang muallaf. Namun setelah dibaca hingga tamat, buku tersebut fokus mengulas tentang kepedulian penulis terhadap kaum muslimah.
 
“Buku ini membahas tentang perilaku kaum perempuan dalam berbusana. Setelah memeluk Islam, penulis melihat realita banyak kaum perempuan yang tidak mengindahkan aturan-aturan Islami, sehingga ada yang membuka aurat atau berpakaian ketat dan tidak berjilbab,” ujarnya.
 
Menurutnya, buku tersebut semacam kritik sosial Ahmad Fauzi sebagai bentuk kepeduliannya terhadap agama yang dianutnya. Ahmad Fauzi yang juga seorang muballig muda, lewat bukunya itu, mengajak kaum perempuan untuk mengamalkan ajaran Islam secara kaffah (menyeluruh) dan tidak setengah-setengah.
 
“Walau buku ini memfokuskan bahasannya pada kaum muslimah, tetapi pola penulisan buku ini tidak menyudutkan kaum perempuan, melainkan memberikan solusi-solusi yang bijaksana untuk mengembalikan posisi perempuan sebagai kaum yang paling dimuliakan,” urai Muhammad Subhan.
 
Ahmad Fauzi lahir di Desa Hiliamaeta Niha Kabupaten Nias, Sumatera Utara pada tanggal 21 September 1988 dari keluarga yang memeluk salah satu agama di luar Islam. Hidayah mempertemukannya pada keyakinan Islam atas kesadarannya sendiri setelah ia ikut berpuasa di bulan Ramadhan walau ketika itu ia masih berstatus nonmuslim. Di saat berpuasa itulah ia menemukan kedamaian jiwa.
 
Ahmad Fauzi merantau dari Nias ke Kota Bukittinggi pada tahun 2002. Ia menamatkan MTs Hidayatunnas Tarok Agam, lalu melanjutkan ke MAN Batu Mandi Tilatang Kamang. Setamat dari MAN ia memutuskan kuliah di STAIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan mengambil Jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agam Islam (PAI). (REL)
 
Keterangan Foto:
BEDAH BUKU – Peserta bedah buku Catatan Seorang Muallaf “Masihkah Ada Harapan untukku Ya Rabb”, Rabu (29/5) di aula Kampus I STAIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi. (Foto: Ist)

Terkenal Karena Diberitakan Diusir Saudi, Omar Borkan Al Gala Dapat Hadiah Mobil


Omar Borkan Al Gala menjadi sangat terkenal setelah diberitakan diusir pemerintah Arab Saudi lantaran “terlalu ganteng”, meskipun berita tersebut tidak sepenuhnya benar. Omar Borkan pun dikabarkan mendadak memiliki banyak penggemar dari berbagai negara.

Di hari ulang tahunnya, baru-baru ini, Omar Borkan mengaku menerima hadiah sebuah mobil mewah Mercedes G55 dari seorang perempuan tak dikenal yang mengaku sebagai penggemarnya, lansir majalah In Touch. Pria asal Uni Emirat Arab (UEA) itu mengatakan, mobil yang diterimanya itu berharga lebih dari 100.000 dollar AS.

"Saya mendapatkan Mercedes G55 dari seorang perempuan yang saya tidak kenal," kata Omar Borkan.

"Mobil itu tiba-tiba datang ke kediaman saya. Dan saya hanya diminta menandatangani berkas dan menerimanya. Ini sangat luar biasa," tambah dia.

Ceritanya, menurut pria model berusia 23 tahun itu, saat ia bangun tidur pada hari ulang tahunnya, dia mendengar ketukan di pintu rumahnya.

Saat pintu dibuka, seorang laki-laki menyodorkan dokumen untuk ditandatangani, kemudian menyerahkan kunci mobil mewah itu kepadanya.

"Itu adalah salah satu hadiah ulang tahun yang paling berkesan yang pernah saya terima," kata Omar.

Sebelumnya, berita tentang pengusiran Omar dari Saudi telah diluruskan oleh ustadz Abdullah Haidir, warga Indonesia yang tinggal di Arab Saudi. Menurutnya, berita Omar terlalu dilebih-lebihkankan dan dibelokkan. Di Saudi, orang ganteng itu biasa. Ada juga ulama dan qari’ yang lebih ganteng dari Omar.

Ketika ada festival Janadriah, semacam festival budaya seperti Jakarta Fair, stand khusus UEA membuat acara nyanyian dan tarian. Di stand itu juga ada tiga pemuda, salah satunya adalah Omar. Petugas Hai’ah (lembaga kontrol akhlak) minta kepada panitia stand agar mereka ditarik dari stand agar tidak menimbulkan fitnah bagi para gadis Saudi. Hai’ah tidak meminta mereka meninggalkan Saudi, namun panitia stand memulangkan mereka ke UEA.

Kekhawatiran Hai’ah agaknya tidak berlebihan. Di laman facebooknya, Omar Borkan Al Gala kerap mengunggah foto seksi dirinya yang kemudian mendatangkan banyak komentar dari wanita-wanita penggemarnya. [IK/Kmp/Fmd/bsb]

Tiap 18 Jam Ada Tentara AS Bunuh Diri

Jumlah kasus bunuh diri tentara Amerika Serikat (AS) terus meningkat. Berdasarkan laporan terbaru, ada 161 kasus bunuh diri di militer AS pada 2013. Artinya, setiap 18 jam terjadi kasus bunuh diri.

Kasus bunuh diri di kalangan militer AS meningkat drastis sejak negara itu menyerang Irak. Diprediksi, angka itu akan semakin melambung dalam beberapa tahun ke depan setelah banyak tentara kembali dari Afghanistan.

Jumlah total korban bunuh diri militer AS yang lebih tinggi dibanding tentara yang tewas dalam peperangan, membuat Departemen Pertahanan AS, Pentagon, disarankan harus mengimplementasikan inisiatif yang dapat mencegah bunuh diri.

Namun, selama AS masih gemar menerjunkan kekuatan militernya untuk menginvasi dan mengintervensi negara lain, upaya inisiasi apapun dinilai sulit mencegah laju kasus bunuh diri.

Para ahli mengatakan pelayanan dalam perang yang tanpa akhir menjadi tekanan bagi tentara. Tekanan dan depresi yang menimpa para tentara membuat mereka memilih cara bunuh diri untuk mengakhiri hidupnya. Dalam upaya untuk menekan tren tersebut, dokter militer menginvestigasi trauma otak yang meningkatkan risiko bunuh diri tentara.

Sebelumnya, hasil penelitian para dokter militer yang diterbitkan Jurnal Injury Prevention tahun lalu menunjukkan, jumlah angka bunuh diri di Angkatan Darat AS melonjak 80 persen setelah negara itu menyerang Irak. [IK/Rpb/bsb]

Rudal Hamas Jangkau Seluruh Titik, Israel Takut



Mantan Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Liberman, mengatakan, seluruh titik di wilayah Palestina pendudukan berada dalam jangkauan rudal-rudal Hamas.

Karena Hamas dapat menembak setiap titik di Israel, Liberman menekankan kepada pejabat Tel Aviv pentingnya mengambil reaksi yang tepat mengenai masalah itu.

Sementara itu, Panglima Angkatan Bersenjata Israel Letnan Jenderal Benny Gantz, Selasa dalam sidang keamanan, meminta tambahan anggaran di Kementerian Peperangan Israel. Gantz menjelaskan bahwa alasan meminta tambahan anggaran adalah untuk merekonstruksi badan-badan militer dan melawan tantangan-tantangan saat ini serta bahaya-bahaya yang mengancam Israel.

Belum ada konfirmasi dari Hamas apakah benar rudal-rudal mereka sudah bisa menjangkau seluruh titik di Israel. Pada perang delapan hari November 2012 yang dikenal dengan Hijarah As Sijjil kekuatan militer Hamas memang terlihat meningkat pesat dengan keberhasilan Brigade Al Qassam meluncurkan rudal hingga menjangkau Tel Aviv. Namun, Israel juga kerap berdusta dan membuat berita palsu tentang Hamas demi kepentingan politik dan ekonomi Zionis. [IK/Rpb/bsb]


Unair Temukan Obat HIV/AIDS dari Propolis


Pusat Studi Perlebahan Lembaga Penyakit Tropis Universitas Airlangga (LPT Unair) menorehkan terobosan baru dalam dunia kesehatan Indonesia. Dengan memadukan propolis dan racun lebah (bee venom), seorang pasien laki-laki dewasa penderita HIV/AIDS yang sudah koma selama tiga pekan kembali sehat.

Menurut Ketua LPT Unair James Hutagalung, tim terinspirasi uji coba di Amerika yang berhasil menyembuhkan seorang gadis sembilan tahun. Riset dengan racun lebah banyak dilakukan di luar negeri. Namun di Indonesia, riset itu baru pertama kali dilakukan di Unair ini.

Racun dari lebah ternyata mampu menembus dinding sel virus. Ia tidak menghancurkan tapi menembus sehingga virusnya mengecil dan bersifat saling membunuh dan lama-kelamaan hilang.

Seperti dilansir Republika, James dan rekannya melakukan uji coba klinis terhadap seorang pasien laki-laki dewasa penderita HIV/AIDS. Pasien ini datang ke LPT Unair dalam keadaan sudah koma selama tiga-empat pekan.

Dalam tiga pekan pemberian propolis, terjadi perubahan pada pasien. Hasilnya cukup mengejutkan, pasien yang telah koma ini sadar dan mampu membuka mata.

Selama terapi, pasien diberi propolis dosis 500 miligram tiga kali sehari. Tablet propolis yang sudah dihancurkan dimasukkan dalam cairan infus pada pagi, siang dan sore hari.

Selain propolis, pasien juga diterapi dengan sengat lebah satu pekan sekali. Pasien menerima dua sengat lebah sekali terapi, di kiri dan kanan leher belakang.

"Bahan aktif yang berperan penting dalam proses penghancuran sel itu disebut melitin yang ada di dalam bee venom. Sedangkan di dalam propolis ada tujuh bahan aktif, salah satunya adalah flavonoid," ujar James, Selasa (28/5).

Propolis berada di dalam rumah lebah. Warnanya kehitaman. Propolis adalah campuran dari nektar dan air liur lebah. Propolis yang dikumpulkan berasal dari jenis lebah dari Eropa, Apis Mellifera.

Propolis yang telah dikumpulkan, diambil ekstraknya dengan cara maserasi. Perbandingannya, satu kilogram propolis dicampur dengan lima liter ethanol. Kemudian dikocok selama dua pekan. Proses tersebut dinamakan maserasi.

Setelah dimaserasi, campuran propolis tersebut dikeringkan dengan alat rotavapor atau alat penguapan. Dari proses ini tertinggal kristal-kristal propolis atau ekstraknya. Ekstrak inilah yang diberikan pada pasien. Ekstrak ini sudah bisa dimanfaatkan karena dibuat dalam bentuk tablet.

"Pemberian obat alami atau natural medicine ini dilakukan secara simultan dengan obat antiretroviral," kata James.

Terapi ini diberikan selama jangka waktu tiga bulan atas persetujuan dari keluarga pasien. James berharap dalam tiga bulan ke depan hasilnya maksimal. Artinya, pasien dapat sehat kembali. [AM/Rpb]