Caleg-Caleg PKS Bersaing 'Sengit', Mengapa?

Banner Caleg PKS
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berubah. Setidaknya itu terjadi di sejumlah daerah dengan membandingkan kondisi menjelang pemilu 2009 dan pemilu 2014. Jika pada Pemilu 2009 terlihat banyak foto caleg PKS bersama dalam sebuah banner, kini hal semacam itu tidak tampak lagi. Pun dengan aktifitas di lapangan. Jika pada pemilu 2009 kerap dijumpai baksos bersama yang dihadiri seluruh caleg sedapil, kini lebih mudah dijumpai baksos dan aktifitas kampanye masing-masing caleg.

Apakah hal ini menunjukkan kebersamaan di PKS telah hilang? Ketua DPD PKS Gresik Adi Wisnugraha mengungkapkan bahwa kebersamaan PKS tetap kokoh. Kompetisi antar caleg sengaja didorong untuk mendongkrak kinerja partai Islam ini.

"Fastabiqul khairat. Ini landasannya. Jadi kita mendorong seluruh caleg untuk berkompetisi dalam memenangkan dukungan masyarakat. Jika suara setiap caleg meningkat, maka suara akumulasi partai juga meningkat," kata Adi yang juga menjadi caleg nomor 1 di dapil 7 untuk DPRD Gresik ini, Senin (13/1).

Lebih jauh Adi mengungkapkan bahwa di PKS tidak masalah siapapun yang jadi aleg, yang penting setiap caleg dan kader telah berjuang optimal.

"Kami memandang politik ini adalah alat untuk mensejahterakan rakyat, untuk mengegolkan kepentingan rakyat. Sehingga jika caleg ikhlas berjuang, insya Allah ini menjadi amal shalih. Dan pada amal shalih ada kaidah itu tadi, fastabiqul khairat," tambahnya.

Penggagas Gerakan Rumahku Surgaku ini juga menuturkan bahwa di balik masifnya aksi-aksi caleg yang tampak "bersaing sengit," mereka tetap berkoordinasi secara rutin bersama struktur terkait.

"Diantaranya, struktur memfasilitasinya melalui LT3Besar," pungkasnya.

Hal senada disampaikan oleh caleg DPR RI Dapil X (Gresik – Lamongan) Fahmi Alaydrus. Dalam launching Gerakan Amal Shalih Politik, 15 Desember lalu, ulama yang sering diundang ceramah di luar negeri ini mengatakan bahwa dirinya senang jika ada kader lain yang mau menggantikan dirinya menjadi aleg jika terpilih pada Pemilu 9 April nanti.

Caleg nomor 1 DPRD Gresik dari dapil 4 Kusno Hadi juga mengamini hal itu. Ia mengatakan, tidak masalah bagi PKS siapapun yang jadi. [Jj/Bersamadakwah]

Mencium Pipi Suami Saat Setan Menangis

Sujud Tilawah (ilustrasi sahabatyatim)
Mmmmuuuuuaaach… tiba-tiba sebuah ciuman mesra mendarat tepat di pipi. Yang punya pipi tentu saja reflek terkejut. Tangan kirinya terangkat mengelus pipi bekas ciuman tadi sambil mengerutkan alis mempertanyakan alasan. Padahal belum sampai sepuluh detik dirinya bangkit dari sujud. Mushaf Al Qur’an masih terpegang erat di tangannya yang sebelah, khawatir meluncur bebas. Jatuh.

"Hadiah dariku, he he he," sahut perempuan muda itu dengan gaya sedikit centil.
"Hadiah apaan?" tanya si lelaki penasaran.
"Ada deeeeh..." jawab perempuan muda itu dengan senyum tertahan.

Si lelaki tanpa pikir panjang tetap melanjutkan bacaan tilawahnya kala itu. Sambil duduk bersila di samping si lelaki, perempuan muda itu turut menikmati lantunan kalam Illahi yang sedang suaminya baca.

Itu sujud tilawahnya yang kesekian kali, sejak hari pertama dia sah menjadi imamnya. Ya... keduanya adalah pasangan suami istri, belum genap lima hari keduanya menikah. Sedang indah-indahnya. Saat pertama kali melihat suaminya melakukan sujud tilawah, dia cuma bisa terpana. Kagum.

Bukan tidak pernah, dia mendengar amalan “sujud special” itu tapi baru kali ini perempuan muda itu melihat orang dekatnya melakukan amalan tersebut. Dosen di kampusnya pernah menjelaskan mengenai hal itu. Guru agamanya sewaktu SMA juga pernah menyampaikannya.

Namun, perempuan muda itu belum pernah melihat ayahnya, saudara-saudaranya, gurunya, dosen kuliahnya, teman-teman di rumah kost yang ia tinggali, atau teman-teman taklimnya yang dengan spontan dan istiqomah melakukan sujud tilawah ketika mereka tilawah Al Qur’an. Kapanpun dan di mana pun. Padahal tak sedikit yang memiliki latar belakang “pendidikan agama” yang lebih. Tentu saja baginya, amalan yang dilakukan suaminya yang notabene background agamanya “otodidak” adalah sesuatu yang istimewa. Berilmu sedikit kemudian langsung beramal.

Dan sejak itu, si perempuan muda berjanji memberi hadiah “satu kecupan mesra bagi sang suami tiap kali dia melakukan sujud tilawah”. Terlalu genit…? Yaaach tak apalah… sudah halal ini… hihihi

Eiiits… Tapi bukan soal kemesraan mereka berdua yang akan dibahas kali ini. Tapi soal salah satu pemicu kemesraan mereka yakni sujud tilawah. Sebagai seorang muslim tentu kita perlu tahu atau sekedar mengingat kembali bagaimanakah sejatinya sujud tilawah dan bagaimana hukumnya. Berikut ini sedikit penjelasan yang berhasil dihimpun penulis dari berbagai sumber.

Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan sebab membaca atau mendengar ayat-ayat sajadah yang terdapat di Al Qur’anul Karim.

Pada mushaf yang kita miliki, biasanya sudah ada penanda pada ayat-ayat Al Qur’an yang termasuk aya-ayat sajadah. Tanda tersebut dapat berupa lambang berbentuk kubah atau bentuk simbol lain di akhir ayat.

Saat kita membaca atau mendengar ayat-ayat tersebut dibacakan kita disunnahkan melakukan sujud tilawah. Ada hadits yang menjelaskan mengenai keutamaan amalan sujud tilawah ini yaitu,

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika anak Adam membaca ayat sajadah, lalu dia sujud, maka setan akan menjauhinya sambil menangis. Setan pun akan berkata-kata: “Celaka aku. Anak Adam disuruh sujud, dia pun bersujud, maka baginya surga. Sedangkan aku sendiri diperintahkan untuk sujud, namun aku enggan, sehingga aku pantas mendapatkan neraka.”
(HR. Muslim no. 81)

Sedangkan lafadz yang dibaca saat melakukan sujud tilawah sama seperti yang dibaca ketika sujud dalam sholat fardhu. Ada beberapa pilihan bacaan yang bisa dipakai, diantaranya :

Dari Hudzaifah, beliau menceritakan tata cara shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ketika sujud beliau membaca: “Subhaana robbiyal a’laa”. Artinya: Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi. (HR. Muslim no. 772).

Dari ‘Aisyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca do’a ketika ruku’ dan sujud:“Subhaanakallahumma robbanaa wa bi hamdika, allahummagh firliy.” Artinya: Maha Suci Engkau Ya Allah, Rabb kami, dengan segala pujian kepada-Mu, ampunilah dosa-dosaku. (HR. Bukhari no. 817 dan Muslim no. 484).

Dari ‘Ali bin Abi Tholib, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sujud membaca: “Allahumma laka sajadtu, wa bika aamantu wa laka aslamtu, sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu. Tabarakallahu ahsanul kholiqiin.”. Artinya: Ya Allah, kepada-Mu lah aku bersujud, karena-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri. Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membentuk pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta. (HR. Muslim no. 771).

Dan berikut ini ayat-ayat dalam Al Qur’an yang termasuk ayat- ayat sajadah, antara lain :
1. Surat Al A’rof ayat 206
2. Surat Ar Ro’du ayat 15
3. Surat An Nahl ayat 49-50
4. Surat Al Isro’ ayat 107-109
5. Surat Maryam ayat 58
6. Surat Al Hajj ayat 18
7. Surat Al Furqon ayat 60
8. Surat An Naml ayat 25-26
9. Surat As Sajdah ayat 15
10. Surat Fushilat ayat 38
11. Surat Shaad ayat 24
12. Surat An Najm ayat 62
13. Surat Al Insyiqaq ayat 20-21
14. Surat Al ‘Alaq ayat 19
15. Surat Al-Hajj ayat 77

Dari daftar ayat-ayat yang tersebut di atas, para ulama berselisih pendapat apakah surat Shaad ayat 24, surat An Najm ayat 62, surat Al Insyiqaq ayat 20-21, surat Al ‘Alaq ayat 19, dan surat Al-Hajj ayat 77 termasuk ayat sajadah atau bukan.

Sedangkan mengenai hukum sujud tilawah ini, di antara para ulama ada perbedaan pendapat. Ada yang berpendapat wajib ada yang berpendapat sunnah.

Dalil ulama yang menyatakan sujud tilawah adalah wajib, yaitu firman Allah Ta’ala,

فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ لَا يَسْجُدُونَ
“Mengapa mereka tidak mau beriman? dan apabila Al Quraan dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud.” (QS. Al Insyiqaq: 20-21).

Para ulama yang mewajibkan sujud tilawah beralasan, dalam ayat ini terdapat perintah dan hukum asal perintah adalah wajib. Dan dalam ayat tersebut juga terdapat celaan bagi orang yang meninggalkan sujud. Namanya celaan tidaklah diberikan kecuali pada orang yang meninggalkan sesuatu yang wajib.

Sedangkan dalil yang menjadi hujjah jika sujud tilawah tidak wajib (sunnah) adalah hadist berikut ini,

Dari Zaid bin Tsabit, beliau berkata,

قَرَأْتُ عَلَى النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – ( وَالنَّجْمِ ) فَلَمْ يَسْجُدْ فِيهَا
“Aku pernah membacakan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam surat An Najm, (tatkala bertemu pada ayat sajadah dalam surat tersebut) beliau tidak bersujud.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Akhir kata, yang dikemukakan di atas adalah sekedar referensi. Tambahan ilmu saja. Adalah pilihan kita, cukup menyimpannya saja di kepala kemudian terlupa ataukah memilih menyempurnakannya menjadi tambahan amal pahala. It’s all up to you.

Tapi… semoga sujud tilawahnya bukan karena hadiah bonusan tadi ya… #Uuuups…!!! [Kembang Pelangi]

Hari Ini, Islam Jadi Agama Terbesar di Dunia

Suasana Shalat Jum'at di Spitalfields, London
Dalam tulisan-tulisan atau ceramah-ceramah, selalu disebut bahwa Kristen adalah agama terbesar di dunia. Hari ini, sebutan itu tidak berlaku lagi. Karena perkembangan agama dunia sudah menunjukan hal yang lain. Mari kita cermati fakta-fakta berikut ini.

Jumlah penduduk dunia (2013) adalah 7.021.836.029. Sebaran menurut agama adalah: Islam 22.43%, Kristen Katolik 16.83%, Kristen Protestan 6.08%, Orthodok 4.03%, Anglikan 1.26%, Hindu 13.78%, Buddhist 7.13%, Sikh 0.36%, Jewish 0.21%, Baha’i 0.11%, Lainnya 11.17%, Non Agama 9.42%, dan Atheists 2.04% (www.30 days.net).

Bahkan dikatakan bahwa jumlah pemeluk Islam pada 2012 adalah 2.1 milyar. Sedangkan jumlah pemeluk Kristen dan Protestan adalah 2 milyar . Sehingga Islam saat ini, kendati dibandingkan dengan pemeluk Kristen dan Protestan sekalipun, sudah menjadi agama terbesar di dunia (www.religiouspopulation). Subhanallah.

Penduduk dunia (2011) tumbuh 137% dalam satu dekade terakhir, di mana Kristen tumbuh sebanyak hanya 46%, sebaliknya, Islam tumbuh sebanyak 5 kali lipatnya: 235%. (The Almanac Book of Facts, 2011). Dikatakan, bila tren pertumbuhan ini terus berlangsung, diperkirakan pada tahun 2030, 1 dari 3 penduduk dunia adalah orang Islam. (www.muslimpopulation.com).

Dilihat per benua, menurut data UN (2012), sejak tahun 1989 sampai tahun 2012, perkembangan jumlah pemeluk agama Islam yang paling cepat terjadi di Australia dan Oceania/Pacific 257.01%; kemudian berturut-turut diikuti oleh Eropa 142.35%; Amerika 25%; Asia 12.57%; Afrika 2.15%; dan Amerika Latin 4.73% (www.30-days.net).

Menurut The Almanac Book of Facts (2011), dalam sepuluh tahun terakhir, penduduk dunia bertambah sebanyak 137%. Di mana pemeluk agama Kristen bertambah sebanyak 46%. Sedangkan pemeluk agama Islam bertambah sebanyak 235% (www.geocities.com).

Sehingga disimpulkan bahwa Islam adalah agama dengan pertumbuhan pemeluk yang tertinggi di dunia, setiap tahunnya. Antara 1990 sampai 2000, diperkiraan sekitar 12.5 juta orang dari berbagai agama, pindah ke agama Islam. (Guinness Book of World Records,2011).

Perkembangan Islam yang sangat cepat ini disebabkan oleh dua faktor penting. Pertama, oleh tingkat kelahiran (fertility rate) yang tinggi di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Kedua, oleh jumlah orang-orang yang pindah (conversion) dari agama lain ke agama Islam yang juga tinggi, terutama di Amerika, Eropa dan Australia dalam 20 tahun terakhir (The Almanac Book of Facts, 2011).

Menurut hasil poll (2012) di Amerika, diketahui sekitar 200.000 orang setiap tahunnya pindah dari agama Kristen ke agama Islam. (www.usislam.org)

Sebuah studi oleh Faith Matters (2011) di Inggris, diketahui bahwa dalam 10 tahun terakhir, diperkirakan jumlah orang Inggris yang pindah dari agama lain (Kristen) menjadi pemeluk agama Islam adalah sebanyak 5.000 orang setiap tahun (http://insideislam.wisc.edu).

Terkait dengan perkembangan Islam yang cepat ini, menurut CNN, pemeluk Kristen semakin tidak meyakini kebenaran ajaran agama mereka. Sebaliknya pemeluk Islam, keyakinan terhadap kebenaran agama mereka semakin meningkat.

Di Indonesia tidak diketahui dengan pasti jumlah semua muallaf. Namun pemeluk agama lain yang pindah ke agama Islam merupakan fenomena sosial yang nyata dan trennya terus meningkat. Diperkirakan setiap tahun muallaf bertambah 10 sampai 15% (Syafii Antohio).

Sebagai contoh, dari sekian banyak muallaf di Indonesia, 7 orang terkenal yang sudah pindah ke agama Islam adalah: Sandrina Malakiano, Marini, Chicha Koeswoyo, Syafii Antonio, Bob Hasan, W. S. Rendra, dan El Manik.

Di dunia, 7 orang di antara jutaan muallaf yang namanya relatif dikenal adalah: Yusuf Islam (Penyanyi Inggris), Muhammad Ali (petintu Amerika), Yusuf Estes (Penghotbah Kristen, Amerika), Murad Hofmann (Diplomat, Jerman), Muhammad Assad (Wartawan Internasional, Austria), Selma A. Cook (Penulis, Australia), dan Jeffery lang (Profesor matematika, Amerika).

Tingginya jumlah orang yang menjadi muallaf, memfasilitasi berkembangnya Islam menjadi lebih pesat lagi. Di Jeman, pernah terjadi sebanyak 1.250 orang non-Muslim yang menghadiri dakwah muallaf Amerika, Yusuf Estes, mengambil keputusan untuk menjadi Muslim dan bersyahadat langsung dihadapan beliau. []

Penulis : DR M Masri Muadz MSc
Sumber : Republika Online

Syiah Lebih Suka Orang Pindah Jadi Nasrani Daripada Tetap Sunni

Khomeini (foto islamtimes.org)
Syiah memandang pindahnya orang Sunni (Ahlus Sunnah) ke agama Nasrani lebih menyenangkan daripada tetap menjadi sunni. Hal itu diungkapkan DR Imad Ali Abdus Sami' dalam bukunya Al Khiyaanaat Asy Syi'ah wa 'Atsaruhaa fii Hazaa-im Al Ummah Al Islamiyah (Pengkhianatan-pengkhianatan Syiah dan Pengaruhnya terhadap Kekalahan Umat Islam).

"Pengkhianatan Syiah sudah sampai puncaknya, di mana mereka berusaha keras menghadapi Ahlus Sunnah. Sampai-sampai salah seorang penguasa Iran berpikir hendak memanggil kelompok-kelompok missionaris guna membuat perjanjian dengan mereka untuk mengkristenkan kaum muslim Sunni di Kurdi," ungkap Imad Ali.

Ia kemudian mengutip fakta yang didokumentasikan di buku DR Amal As Subki yang berjudul Tarikh Iran As Siyasi bahwa pada 1928, pemerintahan Iran memperbaharui kesepakatan Adenbera 1910 yang secara terang-terangan merekomendasikan Gereja Engangelis Louseri Amerika untuk melakukan penyebaran agama Kristen kepada masyarakat Sunni Kurdi.

Selain mengetengahkan fakta sejarah, Imad Ali juga mengutip referensi Syiah yang langsung ditulis oleh Ayatullah mereka, Khomeini.

"Yang menjadi pertimbangan untuk orang yang diberi shodaqoh sunnah adalah kefakiran mereka bukan karena keimanan dan Islam. Maka orang kaya boleh memberikannya kepada kafir dzimmi dan orang yang melanggar (mukhalif), walaupun mereka orang asing. Dan tidak boleh diberikan kepada Nashibi (Sunni) dan kafir harbi, walaupun mereka kerabat," tulis Khomeini dalam kitab Tahrir Al Wasilah.

"Jadi menurut Syiah, Ahlus Sunnah disamakan dengan orang kafir harbi," simpul Imad Ali.

Imad Ali juga menegaskan bahwa bagi Syiah, seorang Ahlus Sunnah lebih dahsyat kekufurannya daripada orang Yahudi dan Nasrani. [AM/Bersamadakwah]

Pernikahan Islami Oki Setiana Dewi - Ory Vitrio Bikin Artis Terharu

Oki Setiana Dewi dan Rio - Pernikahan Islami (foto Okezone)
Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio resmi menjadi pasangan suami istri, Ahad (12/1). Sejumlah artis yang hadir mengaku terharu dengan pernikahan bernuansa islami yang berlangsung di Menara 165, Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan itu.

“Sakralnya terasa, saya terharu, nuansa Islamnya dapat banget. Ritual dari awal sampai selesai, baca Asmaul Husna-nya juga. Mempelai pria dan wanita juga dipisah, tata caranya bagus, menginspirasi juga,” ungkap Soraya Larasati yang hadir bersama sang suami Doni Almadi, seperti dikutip Okezone.

Proses ijab qabul berjalan lancar dan khidmat. Sebagai mahar, Rio memberikan emas seberat 12 gram, uang tunai satu juta rupiah, dan 10 dinar.

“Saya terima nikah dan kawinnya Oki Setiana Dewi binti Sunarto dengan mas kawin tersebut secara tunai,” ucap Rio saat ijab qabul.

Setelah prosesi akad nikah, barulah Oki dan Rio berfoto bersama. Seperti diketahui, kedua pasangan ini tidak mau melakukan foto pre wedding, karena mereka meyakini belum boleh bersentuhan sebelum sah menjadi suami istri. [IK/bersamadakwah]

Ramalan Rabi Yahudi 'Datangnya Nabi Isa Setelah Matinya Ariel Sharon' Jadi Guyonan

Ariel Sharon Dead - karikatur Latuff
Selama dua pekan ini, ramalan seorang Rabi Yahudi tentang datangnya Nabi Isa tersebar luas di berbagai situs berita. Di negara-negara Islam, ramalan Yitzchak Kaduri yang menyebutkan bahwa Nabi Isa baru akan datang setelah Sharon meninggal itu justru menjadi bahan 'guyonan'.

Hal ini tampak dalam sejumlah komentar di media-media Islam. Pembaca media Islam yang cerdas dengan pemahaman Islam umumnya menyikapi berita yang mendatangkan banyak traffic itu dalam dua hal.

Pertama, mereka menyatakan tidak akan pernah mempercayai ramalan, terlebih ramalan yang datangnya dari pemuka agama Yahudi.

"Agamanya rusak saja dia tidak tahu, apalagi meramal kapan datangnya Nabi Isa," kata salah seorang pembaca.

Meskipun ada kemungkinan ramalan tertentu bertepatan dengan fakta yang akhirnya terjadi, mereka meyakini bahwa itu hanya kebetulan. Bukan terjadi karena ramalan.

Kedua, berangkat dari isi ramalan bahwa Nabi Isa akan datang setelah matinya Ariel Sharon sang penjagal rakyat Palestina, mereka menjadikan ramalan itu sebagai 'guyonan'.

"'Messiah datang setelah kematian Ariel Sharon' ya nggak salah kok ramalan tersebut, 'setelah' bukan berarti dalam waktu dekat, bisa saja 1000 tahun setelah kematian si kufur Sharon itu..." kata Indra di situs EraMuslim.

Pekan lalu, sejumlah situs di Indonesia juga memberitakan ramalan Rabbi Yitzchak Kaduri yang meninggal dunia pada Februari 2006 lalu. Sebelum meninggal, Kaduri dilaporkan menulis nama Messiah pada catatan kecil. Dia pun meminta catatan itu tetap tertutup selama satu tahun setelah kematiannya. Catatan itu mengungkapkan nama Messiah sebagai ”Yehoshua” atau “Yeshua” dalam bahasa Ibrani yang dikenal sebagai Yesus atau Nabi Isa bagi Umat Islam. Ia juga menyebutkan bahwa Sang Messiah atau al Masih baru akan datang setelah Ariel Sharon meninggal.

Namun, catatan tersebut disebut palsu oleh anaknya, Rabbi David Kaduri. ”Ini bukan tulisan ayah saya,” katanya kepada Israel Today.

Ariel Sharon sendiri akhirnya menemui ajal, Sabtu (11/1), setelah delapan tahun koma dan mengalami pendarahan otak. Sejumlah penyakit diderita oleh tokoh zionis yang gemar membunuh warga Palestina itu, mulai dari stroket, jantung, hingga gagal ginjal. [IK/bersamadakwah]

Pemerintah Turki Erdogani Sedang Diuji

Aksi Sejuta pendukung Erdogan
Turki Erdogani yang dimaksud adalah Turki pada masa kekuasaan Adelet ve Kalkinma Partisi (AKP) alias Partai Keadilan dan Pembangunan yang dipimpin oleh Recep Tayib Erdogan. Partai berhaluan Islam ini menang pemilu pada 2002. Kemenangan yang kemudian mengantarkan Erdogan menjadi perdana menteri dan Abdullah Gul jadi presiden. Selama 12 tahun kekuasaan duet Erdogan-Gul, Turki mengalami kemajuan sangat pesat dan menjadi kiblat negara dimokratis yang berpenduduk mayoritas Muslim.

Kemajuan itu antara lain bisa dilihat pada data berikut. Pendapatan per kapita rakyat Turki yang 12 tahun lalu hanya 3.000 dolar AS, sekarang – dalam masa 12 tahun pemerintahan Erdogan – sudah mencapai lebih dari 14.000 dolar. Sebagai perbandingan, pada 2004 pendapatan per kapita Indonesia 1.100 dolar, lalu pada 2012 naik menjadi 3.592 dolar. Pada akhir 2014 diharapkan meningkat mendekati angka 5.000 dolar.

Pertumbuhan ekonomi Turki rata-rata di atas 6 persen/tahun dalam 12 tahun terakhir. Bandingkan dengan negara-negara Eropa yang pertumbuhan ekonominya rata-rata tidak mencapai 1 persen. Bahkan, Turki yang 12 tahun lalu dijuluki Barat sebagai negara sakit, kini sudah menjadi kekuatan ekonomi ketujuh di Eropa. Angka pengangguran juga sangat rendah. Itu sebabnya kini di jalan-jalan di Ankara dan Istanbul mudah ditemui orang-orang Eropa Timur yang mencari makan di Turki.

Dengan prestasi seperti itu tidak aneh bila kemudian AKP selalu memenangkan pemilu dalam 12 tahun terakhir. Pemilu di Turki diselenggarakan setiap empat tahun. Dalam tiga kali pemilu AKP selalu menang. Kemenangan yang terus meningkat di setiap pemilu. Dari hanya menang mayoritas hingga kemudian mayoritas mutlak.

Namun, menjelang pemilu lokal para Maret, tiba-tiba pada pertengahan Desember lalu dunia dikejutkan dengan berita penangkapan 52 orang dengan tuduhan korupsi. Yang jadi persoalan, mereka yang ditangkap polisi itu antara lain tiga anak menteri dan dua pengusaha ternama yang diketahui dekat dengan pemerintah Erdogan. Mereka dituduh terlibat suap untuk memenangkan tender pemerintah.

Berita penangkapan itu tentu saja mengejutkan lantaran selama ini Erdogan dekenal sebagai orang yang paling gencar memberantas korupsi, terutama terhadap orang-orang atau pimpinan AKP. Erdogan pun berang. Ia menyebut penyelidikan korupsi ini sebagai kampanye kotor, apalagi Turki akan menghadapi pemilu lokal. Pemilu yang akan menjadi ujian bagi populeritas Erdogan dan AKP sebelum pemilihan umum pada Agustus nanti. Ia menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan apa pun.

Pemerintahan Erdogan pun kemudian melakukan serentetan pembersihan di tubuh polisi. Pekan lalu 350 perwira polisi diberhentikan. Di antaranya kepala unit kejahatan keuangan, unit antipenyelundupan, dan unit kejahatan terorganisasi. Sebelumnya lima perwira tinggi kepolisian juga telah dipecat, termasuk kepala unit yang memimpin penyelidikan korupsi serta kepala kepolisian Istanbul. Hingga kini sudah 700 perwira polisi yang dipecat. Tindakan ini tampaknya sebagai upaya pemerintah meminimalisasi dampak penyeledikian korupsi.

Buntut dari skandal korupsi ini tiga menteri mengundurkan diri lantaran anak-anak mereka ikut ditangkap. PM Erdogan -- dan Presiden Gul -- lalu mengganti separuh anggota kabinetnya beberapa hari kemudian.

Erdogan menuduh ada sebuah konspirasi besar yang melibatkan pihak asing yang ingin memperburuk citra pemerintahannya dan AKP menjelang pemilihan lokal pada Maret mendatang. Konspirasi yang sengaja untuk menciptakan perpecahan di antara partai yang memerintah. Bahkan, katanya, mereka sudah seperti negara dalam negara.

Meskipun tak menyebut nama, namun sejumlah media menyebut apa yang dimaksud Erdogan dengan konspirasi itu melibatkan sebuah nama: Fathullah Gulen. Yang terakhir ini merupakan cendekiawan Muslim Turki yang kini mengasingkan diri di Pensylvania, Amerika Serikat.

Sebelum menetap di AS pada 1999 untuk berobat, pria kelahiran 27 April 1941 di Kota Erzurum, Turki Timur ini, aktif berdakwah. Ia sudah berkeliling di hampir seluruh daerah-daerah di Turki. Selain berkhutbah di masjid-masjid, memberi ceramah umum, dan mengajar, Gulen juga produktif menulis mengenai berbagai hal. Sejumlah karyanya sudah banyak diterjemahkan dalam bahasa asing, termasuk bahasa Indonesia. Di samping itu, Gulen pun banyak mendirikan lembaga-lembaga amal, sosial, pendidikan, dan ekonomi.

Sebagai ulama Sunni, pandangan Gulen sangat moderat. Ia menjunjung tinggi toleransi beragama dan kemajemukan masyarakat. Ia pun menggalang terjadinya dialog antar-pemeluk agama dan kepercayaan (interfaith dialogue), guna menciptakan perdamaian dunia. Ia menentang kekerasan. Apalagi terorisme, dengan dalih apa pun.

Pengikut Gulen tersebar di seluruh Turki dan dari berbagai kalangan. Dari rakyat biasa, pengusaha hingga pejabat. Baik di pemerintahan, kepolisian, militer, maupun di lingkungan aparatur hukum. Peran mereka juga sangat besar memengkan AKP, partai berhaluan Islam, dalam pemilu 2002. Kemenangan yang kemudian mengantarkan Erdogan menjadi PM dan AKP sebagai partai penguasa.

Boleh dikata peran keduanya – Gulen dan Erdogan – sangat klop untuk memperjuangkan Islam di negara sekuler. Mereka saling melengkapi. Gulen mewakili 'Islam kultural' dan Erdogan mewakili 'Islam politik'. Sungguh kerja sama yang sangat apik yang kemudian menjadikan Turki sebagai negara maju dan terpandang. Negara sekuler dengan pemerintahan yang Islami.

Karena itu berita penangkapan orang-orang dekat Erdogan yang dibalas dengan pemecatan sekitar 700 perwira tinggi dan menengah kepolisian sangatlah mengagetkan. Apalagi di balik semua itu kemudian muncul berita mengenai pecahnya kongsi antara kubu Erdogan dan kubu Gulen. Menurut sejumlah pengamat, perpecahan ini merupakan ujian berat buat Erdogan dan AKP dan lebih bahaya daripada aksi-aksi demonstrasi yang digerakkan kaum sekuler-liberal pada Juni tahun lalu.

Belum diketahui dengan pasti apa yang sesungguhnya terjadi antar-kedua tokoh kharismatis ini. Namun, kita menyampaikan keprihatinan mendalam dengan apa yang terjadi di Turki kini. Apalagi perpecahan itu terjadi antara dua tokoh Islam yang bisa dipastikan akan memperlemah pemerintah yang berhaluan Islam ini. Kita khawatir akan muncul pameo bahwa umat Islam memang susah untuk bersatu.[]

Penulis : Ikhwanul Kiram Mashuri
Sumber : Republika Online

5 Lomba yang Membuat Suami Istri Makin Saling Mencintai

Suami istri (mellena)
Saling mencintai dan menyatu dalam cinta adalah idaman setiap suami istri. Hanya saja, terkadang ada pasangan yang telah sekian lama menikah, cinta dan penyatuan jiwa itu belum hadir dalam kehidupan berumah tangga.

Sedikitnya, ada 5 lomba yang perlu dilakukan suami istri agar mereka menemukan chemistry penyatuan jiwa dan saling mencinta, sebagaimana diterangkan oleh Ustadz Cahyadi Takariawan, Penulis Buku "Wonderful Family" dan Konselor "Jogja Family Center" (JFC):

1. Berlomba untuk mendahului meminta maaf kepada pasangan. Siapa yang lebih cepat meminta maaf kepada pasangan, dialah yang paling baik.

2. Berlomba untuk mendahului memaafkan pasangan. Siapa yang lebih cepat memaafkan pasangan, dialah yang paling baik.

3. Berlomba untuk mendahului mengalah demi kebaikan bersama. Siapa yang lebih cepat mengalah demi kebaikan bersama, dialah yang paling baik.

4. Berlomba untuk mendahului menyesuaikan dengan keinginan pasangan. Siapa yang lebih cepat menyesuaikan dengan keinginan pasangan, dialah yang paling baik.

5. Berlomba untuk mendahului memberikan yang terbaik bagi pasangan. Siapa yang lebih cepat memberikan yang terbaik bagi pasangan, dialah yang paling baik. []

Akhirnya Ariel Sharon Mati Setelah 8 Tahun Koma dan Pendarahan Otak

Ariel Sharon - ilustrasi
Mantan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Sabtu (11/1), setelah delapan tahun hidup dalam penderitaan. Sharon, yang semasa berkuasa hobi membantai warga Palestina, mengalami koma sejak 2006. Berbagai penyakit bersarang di tubuh tokoh zionis itu mulai stroke, sakit jantung, hingga pendarahan otak. Terakhir, gagal ginjal disebut sebagai penyebab kematiannya.

Banyak pihak menilai, penderitaan panjang Sharon di akhir hayatnya adalah azab dunia karena ia telah menjagal rakyat Palestina, terutama di Shabra dan Shatilla.

Dokter di rumah sakit yang merawat Sharon mengatakan bahwa tidak ada orang yang mengalami sekarat lebih lama dari Sharon. Sejak 1 Januari, keluarga Sharon telah menungguinya di rumah sakit menyusul kondisi kritis yang dialaminya. Dokter mengatakan sewaktu-waktu Sharon bisa meninggal, tetapi rupanya ia baru menghembuskan nafas terakhirnya setelah 11 hari mengalami sakaratul maut.

Sementara itu, rakyat Palestina menyambut gembira berita kematian Sharon. Di Gaza, warga membagikan permen sebagai ungkapan syukur atas kematian sang penjagal rakyat Palestina itu. [IK/Bersamadakwah]

Tiga Sufi Berebut Roti

3 sufi (ilustrasi)
Perubahan hanya bisa diraih jika seseorang berupaya dengan sungguh-sungguh untuk melakukannya. Perubahan tak semudah membalikan telapak tangan atau sim salabim dalam sebuah pertunjukan sulap. Itulah mengapa, Allah mengingatkan bahwa Dia tidak akan mengubah nasib sebuah kaum hingga kaum tersebut berupaya untuk mengubah dirinya sendiri.

Untuk melakukan perubahan itu, seringkali dibutuhkan sikap berani dan keluar dari kaidah keumuman. Sikap berani inilah yang akan membuat seseorang melakukan sesuatu yang lebih dari selainnya. Mereka bukan tidak berpikir, tetapi menyederhanakan pikir, kemudian bergerak dan terus menerus berpikir untuk di sepanjang geraknya, untuk menyempurnakan perubahan yang telah menjadi mimpi di setiap jenak kehidupannya.

Tersebutlah tiga orang sufi yang tengah berkelana mencari dan mengumpulkan kebenaran. Hingga sampailah di ujung siang. Mereka memutuskan untuk beristirahat di sebuah gua yang mereka temukan. Tepat ketika istirahat di gua tersebut, roti yang mereka bawa sebagai bekal hanya tersisa satu potong.

Alhasil, sebelum menutup mata, mereka melakukan musyawarah. Dalam pembahasan itu, mereka mencari ide tentang siapakah yang paling berhak untuk memakan sisa satu potong roti tersebut.

Aneka usul disampaikan, banyak ide dibicarakan. Hingga akhirnya, ketiganya menemukan satu solusi yang mereka anggap paling jitu. Satu diantara mereka menyampaikan usul yang kemudian diamini oleh kedua sufi lainnya, “Bagaimana kalau kita tidur terlebih dahulu. Besok, kita tentukan siapa yang paling berhak memakan roti. Kriterianya, yang berhak memakan roti adalah orang yang berhasil mendapatkan mimpi paling bagus, dan disepakati oleh kita semua bahwa mimpi itu benar-benar bagus.”

Malam menjelang, ketiganya beranjak ke pembaringan yang telah mereka siapkan sebelumnya. Dalam jenak, lantaran lelah yang mendominasi, merekapun memejamkan mata dengan optimisme yang penuh bahwa dalam tidurnya, masing-masing mereka akan mendapatkan mimpi yang terbaik.

Hingga akhirnya, fajar menyingsing. Subuh tertunaikan dengan sempurna, dan pagi mulai menyapa. Dua dari sufi itu tersenyum sumringah lantaran malam tadi mendapatkan mimpi terbaik versi mereka. Dalam benak masing-masing, mereka meyakini bahwa merekalah yang kelak berhak untuk memakan satu potong roti tersisa.

Sufi pertama berujar, bangga, “Berdasarkan mimpi yang kuperoleh, sepertinya diriku yang paling berhak memakan roti tersebut.” Ucapnya gagah memulai bercerita. “Semalam, aku bermimpi menjadi Raja. Raja Adil yang dicintai rakyat. Banyak orang yang mendatangi kerajaanku guna meminta bantuan.” Ia melanjutkan dengan dada terbusung.

“Dari mimpi itu, aku menyimpulkan bahwa orang yang berhak memakan roti adalah aku. Karena kelak, aku akan ditakdirkan menjadi Raja. Sehingga, dengan memakan roti tersebut aku akan tetap hidup hingga mimpiku menjadi kenyataan.” Pungkasnya, satu sufi yang mendengarkan tetap dalam bingungnya, sedangkan sufi yang lain hanya tersenyum tipis, memicingkan mata.

Sufi yang memicingkan mata mengambil giliran cerita berikutnya, “Tunggu sebentar, Kawan! Jangan bahagia terlebih dahulu. Aku bermimpi lebih baik dari mimpi yang kau dapatkan semalam.” Sufi pertama sedikit melirik, seraya memperhatikan dalam penasaran. “Aku bermimpi, bahwa kelak aku akan menjadi seorang ‘Alim. Banyak orang yang datang kepadaku untuk meminta nasehat. Termasuk, para Raja-raja besar saling mendatangiku meminta pendapat, saran dan juga petuah.” Lanjutnya, semakin pongah. Dan sufi pertama semakin ciut nyalinya.

“Oleh karena itu, akulah yang paling berhak untuk memakan roti tersebut. Agar aku tetap hidup, karena banyak orang yang menunggu nasehatku. Kelak, ketika aku telah menjadi seorang ‘Alim.” Pungkasnya.

Ketiganyapun saling memandang, dan kemudian memberikan isyarat kepada sufi ketiga yang masih merasa kebingungan. Mau tidak mau, ia pu angkat bicara, “Kawan, sejatinya aku merasa malu. Karena semalam, aku tidak bermimpi.” Kedua sufi pertama langsung tersenyum bangga. Karena, satu pesaing telah gugur dari medan laga lantaran tidak bermimpi.

“Karena lapar, aku tidak bisa tidur. Hingga akhirnya, terbetiklah sebuah ide. Ya, aku berfikir bahwa dengan memakan roti, akan hilanglah laparku. Dan, aku akan bisa tidur nyenyak malam itu.” Kedua sufi yang awalnya sumringah, kini menjadi panik.

“Maka, kudatangilah tempat penyimpanan roti. Ketika kulihat kalian berdua telah lelap dalam mimpi, aku bersegera memakan roti tersebut hingga habis. Selepas itu, aku menuju pembaringan. Lantaran terlalu kenyang, aku tidur sangat pulas sehingga tidak bermimpi apapun.” Lanjutnya datar, menyudahi kisah.

Sahabat, begitulah. Kisah ini memberikan pelajaran kepada kita. Bahwa seringkali, kita harus keluar dari kaidah keumuman jika keberhasilan yang kita harapkan. Tentu, keluar dari kaidah keumuman ini tidak lantas melanggar undang-undang Allah. Karena peraturanNya adalah yang terbaik.

Dibutuhkan sikap berani, agar kita bisa terus bertahan dan berubah menjadi lebih baik. Dari kisah ini, kita juga mengerti. Bahwa tindakan, lebih utama dari ucapan. Apalagi, dengan sekedar mimpi. Dua sufi yang memilih tidur, maka dia masih memelihara laparnya. Sedangkan sufi ketiga, yang berani menentang keumuman, maka dia berada dalam kenyang. Dan, tak perlu berbohong tentang mimpi-mimpinya itu. Karena, kita tidak bisa memastikan, apakah kedua sufi yang bermimpi itu, benar mimpinya atau hanya sekedar berbohong. [Pirman]

3 Keutamaan Menutupi Aib Saudara Sesama Muslim

Menutup aib saudara (ilustrasi)
Islam adalah agama yang sangat indah. Ia mengajarkan umatnya untuk tidak membuka aib orang lain yang hanya akan membuat orang tersebut terhina. Islam memerintahkan umatnya untuk menutupi aib saudaranya sesama muslim. Dan bagi mereka yang mau menutupi aib saudaranya tersebut, ada 3 keutamaan yang bisa ia dapatkan sebagaimana hadits-hadits berikut ini:


1. Allah akan menutupi aibnya di akhirat kelak

لَا يَسْتُرُ عَبْدٌ عَبْدًا فِي الدُّنْيَا إِلَّا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Tidaklah seseorang menutupi aib orang lain di dunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat kelak." (HR. Muslim)

مَنْ سَتَرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ فِي الدُّنْيَا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Barangsiapa menutupi (aib) saudaranya sesama muslim di dunia, Allah menutupi (aib) nya pada hari kiamat." (HR. Ahmad)

Sebaliknya, siapa yang mengumbar aib saudaranya, Allah akan membuka aibnya hingga aib rumah tangganya.

مَنْ سَتَرَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ سَتَرَ اللَّهُ عَوْرَتَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَنْ كَشَفَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ كَشَفَ اللَّهُ عَوْرَتَهُ حَتَّى يَفْضَحَهُ بِهَا فِي بَيْتِهِ
"Barang siapa yang menutupi aib saudaranya muslim, Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat, dan barang siapa mengumbar aib saudaranya muslim, maka Allah akan mengumbar aibnya hingga terbukalah kejelekannya di dalam rumahnya." (HR. Ibnu Majah)

2. Allah juga menutupi aibnya di dunia ini

مَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
"Barang Siapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aib orang tersebut di dunia dan akhirat." (HR. Ibnu Majah)

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ فِي الدُّنْيَا يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ عَلَى مُسْلِمٍ فِي الدُّنْيَا سَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
"Barangsiapa yang meringankan (menghilangkan) kesulitan seorang muslim kesulitan-kesulitan duniawi, maka Allah akan meringankan (menghilangkan) baginya kesulitan di akhirat kelak. Barangsiapa yang memberikan kemudahan bagi orang yang mengalami kesulitan di dunia, maka Allah akan memudahkan baginya kemudahan (urusan) di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi (aib) seorang muslim sewaktu di dunia, maka Allah akan menutup (aibnya) di dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selalu ia menolong saudaranya." (HR. Tirmidzi)

3. Keutamaan menutup aib saudara seperti menghidupkan bayi yang dikubur hidu-hidup

مَنْ رَأَى عَوْرَةً فَسَتَرَهَا كَانَ كَمَنْ أَحْيَا مَوْءُودَةً
"Siapa melihat aurat (aib orang lain) lalu menutupinya, maka seakan-akan ia menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup." (HR. Abu Daud)

مَنْ رَأَى عَوْرَةً فَسَتَرَهَا كَانَ كَمَنْ اسْتَحْيَا مَوْءُودَةً مِنْ قَبْرِهَا
"Barangsiapa melihat aurat lalu ia menutupinya maka seolah-oleh ia telah menghidupkan kembali Mau`udah dari kuburnya." (HR. Ahmad)

مَنْ سَتَرَ مُؤْمِنًا كَانَ كَمَنْ أَحْيَا مَوْءُودَةً مِنْ قَبْرِهَا
"Barangsiapa menutupi aib seorang mukmin maka ia seperti seorang yang menghidupkan kembali Mau`udah dari kuburnya." (HR. Ahmad)

Wallahu a'lam bish shawab. [Abu Nida]

Berantas Kemaksiatan, Panen Kembali Normal

Ilustrasi panen kelapa sawit (foto radiogwp.com)
Ratusan hektar kebun sawit di sebuah daerah di Kalimantan Timur tiba-tiba dimakan tikus. Orang-orang heran dari mana asal ribuan tikus tersebut. Pun asisten manajer di perkebunan itu. Ia bingung.

Hingga kemudian, seorang ustadz di daerah itu menyarankan untuk memeriksa akhlak para buruh. Dan ternyata benar, ada buruh yang melakukan perselingkuhan.

Dalam rangka memberantas kemaksiatan, pelaku perselingkuhan itupun dikenai sanksi. Dihukum di depan publik.

“Dalam waktu singkat tikus-tikus pada hilang entah ke mana. Setelah itu panen normal kembali,” kata Rijalul Imam di akun facebooknya, Kamis (9/1), menceritakan peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu.

Rijalul Imam adalah Mantan Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pusat. Selain menjadi direktur Penerbit Muda Cendekia, ia juga bergerak di bidang investasi sawit.

Menurut Rijalul Imam, korelasi antara hewan dengan kemaksiatan ini merupakan salah satu “bukti” teori butterfly effect.

“Saya pernah membahas teori butterfly effect dalam tesis saya di UI. Tepatnya dalam pembahasan mengapa burung Hudhud yang di zaman Nabi Sulaiman itu bisa nyasar ke Negeri Saba” terangnya.

“Dugaan kuat karena binatang sangat sensitif dengan sinyal negatif maupun positif. Di Saba ketika itu ratu dan kaumnya menyembah matahari dan merebak kemaksiatan. Burung tersebut mendeteksi pusat sinyal ini hingga terdeteksi ke luar negeri, yang kemudian dilaporkan pada Nabi Sulaiman, dengan kata-kata "ahathtu bima lam tuhith bihi" aku mengetahui yang tidak kau ketahui.” Lanjutnya.

“Jadi perbuatan sekecil apapun akan berdampak pada kondisi ekologis,” simpul alumni pondok pesantren Darul Arqam ini.

Rijalul Imam menambahkan, tesisnya ini telah diterbitkan menjadi buku Quantum Leadership of King Sulaiman; kajian komprehensif QS. An-Naml : 15-44. [IK/Bersamadakwah]

Sejak 2006 Ariel Sharon Masih Koma, Azab Terpanjang di Dunia?

Ariel Sharon - ilustrasi
Mantan perdana menteri Zionis Ariel Sharon dalam kondisi sangat kritis, Jumat pagi (10/1), setelah sehari sebelumnya pihak rumah sakit mengumumkan kondisi medisnya turun drastis. Sejak 2006 lalu, Sharon terus mengalami koma hingga organ-organ penting dalam tubuhnya sudah mengalami gagal fungsi, termasuk ginjal dan paru-parunya.

Seperti dilansir Hidayatullah, Jum’at (10/1), pihak rumah sakit menurunkan status pria berusia 85 tahun itu menjadi sangat kritis pada hari Kamis kemarin. Para pejabat rumah sakit mengatakan Sharon sewaktu-waktu bisa mati.

Para dokter yang melihat begitu lamanya ‘penderitaan’ penjagal rakyat Palestina di Shabra dan Shatilla itu sampai mengatakan bahwa tidak ada orang yang sekarat lebih lama darinya.

Anggota keluarga Sharon sudah berkumpul di rumah sakit agar bisa berada di sampingnya ketika ajal menjemput. Putra Sharon, Gilad dan Omri, sudah berada di sana sejak kondisi ayahnya memburuk pada 1 Januari lalu. [AM/Bersamadakwah]

Taliban Tembak Jatuh Helikopter Blackhawk, 6 Tentara AS Tewas

Berita tentara AS tewas pada 17 Desember 2013
Otoritas Amerika Serikat (AS) mengakui helikopternya jatuh karena ditembak pejuang Taliban. Enam tentara AS yang berada di dalam Blackhawk itu pun tewas.

Sebuah Helikopter Blackhawk jatuh di provinsi Zabul, Afghanistan Selatan, 17 Desember lalu. Beberapa jam setelah jatuhnya helikopter militer itu, para pejabat AS mengatakan bahwa penyebabnya adalah kegagalan mesin. Namun, kini pihak militer AS mengakui bahwa penyebab sebenarnya adalah serangan Taliban.

"Keluarga para tentara yang tewas dalam insiden 17 Desember telah diberitahu bahwa aksi Taliban menyebabkan jatuhnya helikopter mereka," kata ISAF/NATO dalam penyatannya seperti dikutip AFP, Jum'at (10/1).

"Penyelidikan masih berlangsung dan rincian lainnya akan disampaikan setelah penyelidikan tuntas," tambahnya. [AM/Bersamadakwah]

Klub Bola Ini Tampilkan Peta Palestina, Yahudi Marah-Marah

Peta Palestina di Jersey Klub Bola Cile (foto ROL)
Sebuah klub sepak bola di Cile memicu kemarahan banyak orang Yahudi di negara itu. Pasalnya, klub sepak bola yang kini bermain di Liga Divisi Primera Cile itu terang-terangan memampang peta Palestina di jersey mereka.

Peta Palestina yang tercetak besar di punggung kaos bola klub ini adalah peta Palestina keseluruhan sebelum dijajah oleh Zionis. Seluruh wilayah termasuk Gaza, Tepi Barat dan wilayah yang kini dianggap sebagai negara Israel ditampilkan sesuai aslinya sebagai satu kesatuan wilayah Palestina pada 1946.

Orang-orang Yahudi pun menyerukan Deportivo Palestino, nama lembaga pendiri klub, untuk menghapus peta tersebut. Komunitas Yahudi juga menekan asosiasi sepakbola nasional untuk menghukum mereka.

Di sisi lain, seperti dilansir RoL, Jum'at (10/1), Federacion Palestina de Chile (sebuah organisasi yang mewakili 400 ribu orang Palestina yang menetap di Cile—Red) menepis kritik yang disampaikan komunitas Yahudi tersebut.

“Kami menolak kemunafikan mereka (orang-orang Yahudi) yang menyalahkan peta ini, tanpa membicarakan bagaimana bangsa mereka menduduki wilayah yang menjadi sumber sengketa,” demikian pernyataan organisasi itu, seperti dilansir dari World Bulletin, Jumat (10/1). [AM/ROL/Bersamadakwah]
Perkembangan wilayah Palestina setelah dijajah Zionis Israel

Tools Lengkap untuk ODOJ dan ODOA

Tilawah di Bus
Puluhan ribu orang kini telah bergabung dalam komunitas tilawah One Day One Juz (ODOJ) dan komunitas tahfidz One Day One Ayat (ODOA).

Untuk membantu para peserta ODOJ dan ODOA berikut ini adalah Tools yang telah dipersiapkan oleh Pusat Al Qur’an Indonesia. Sebuah portal online yang beralamat di http://www.pusatalquran.com yang fokus dalam penyedian materi Al Qur’an. Beberapa tools yang kini tersedia dan bisa didownload secara gratis di Download Center Pusat Al Qur’an Indonesia antara lain :

1. Murottal Al Qur’an Edisi perhalaman dari Halaman 1 s.d 604 (30 Juz)
2. Murottal Al Qur’an edisi per ayat (30 Juz)
3. Al Qur’an format PDF
4. Al Qur’an format JPG perhalaman
5. Al Qur’an format JPG perayat
6. Aplikasi Al Qur’an Digital untuk PC dan Android

Untuk mendownload klik Download Tools ODOJ dan ODOA lengkap.

Semua tools di atas dapat digunakan untuk membantu aktivitas peserta ODOJ dan ODOA dalam tilawah dan menghafal Al Qur’an. [Rully Oktoberyanto]

5 Peristiwa Ajaib yang Mengiringi Kelahiran Nabi

Muhammad - ilustrasi kaligrafi
Kelahiran Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan anugerah besar. Sebab, kelak 40 tahun kemudian, beliau diutus menjadi Rasulullah yang bukan hanya menyelamatkan Jazirah Arab dari kejahiliyahan, tetapi juga menerangi seluruh dunia dengan Dinul Islam.

Tanda-tanda bahwa beliau adalah pilihan Allah telah tampak sejak beliau lahir. Sedikitnya, ada 5 peristiwa ajaib yang mengiringi kelahiran Sang Nabi ini:

1. Penghancuran Pasukan Gajah
Tahun kelahiran Rasulullah dikenal sebagai Tahun Gajah. Sebab, 50 hari menjelang beliau dilahirkan terjadi persitiwa ajaib. Ka’bah diselamatkan Allah dari serbuan pasukan gajah.

Adalah Abrahah Ash Shabbah Al Habsi, gubernur Yaman, membangun gereja sangat besar di Shan’a. Ia berharap orang-orang Arab yang biasa berhaji ke Makkah akan mengalihkan perhatiannya ke sana. Nyatanya, gereja itu tidak mengusik daya tarik ka’bah.

Abrahah semakin marah ketika ada seseorang dari Bani Kinanah yang melumuri pusat kiblat gereja dengan kotoran. Ia pun kemudian menghimpun enam puluh ribu pasukan. Sebagai kendaraan, ia memilih gajah yang paling besar. Pun sebagian pasukannya mengendarai gajah sehingga dikenal sebagai pasukan gajah.

Setibanya di Wadi Muhasshir, antara Muzdalifah dan Mina, tiba-tiba gajahnya menderum. Tak mau bangkit mendekati arah Ka’bah. Jika diarahkan ke arah lain, gajah itu mau berjalan. Tetapi jika dicoba kembali diarahkan ke Ka’bah, gajah itu menderum lagi. Dalam kondisi demikian, Allah mengirimkan burung-burung Ababil yang menjatuhkan batu-batu panas menghancurkan mereka. Maka, selamatlah ka’bah. Dan tahun itu pun disebut sebagai tahun gajah.

2. Keluarnya Cahaya saat Rasulullah Dilahirkan
Seluruh ulama sepakat bahwa Rasulullah dilahirkan pada hari Senin bulan Rabi’ul Awal tahun Gajah. Namun mengenai tanggal berapa ada perbedaan pendapat. Mayoritas ulama berpendapat tanggal 12 Rabi’ul Awal. Sedangkan sebagian ulama termasuk Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfury berpendapat tanggal 9 Rabi’ul Awal.

Pada hari kelahiran Rasulullah terjadi sejumlah peristiwa ajaib. Diantaranya adalah keluarnya cahaya dari jalan kelahiran Rasulullah hingga menyinari istana-istana di Syam.

“Setelah bayiku keluar, aku melihat ada cahaya yang keluar dari rahimku, menyinari istana-istana di Syam,” kata ibunda Rasulullah, Aminah, seperti diriwayatkan Ibnu Sa’d dan dinukil Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfury.

Menurut penulis Sirah Nabawiyah Rahiqul Makhtum ini, Imam Ahmad juga meriwayatkan dari Al Arbadh bin Sariyah yang isinya serupa dengan perkataan tersebut.

3. Runtuhnya 10 Balkon Istana Kisra

4. Padamnya Api yang Biasa Disembah Orang-orang Majusi

5. Runtuhnya beberapa Gereja di Sekitar Buhairah

Peristiwa ke-3 hingga ke-5 ini diriwayatkan oleh Al Baihaqi. “Sekalipun tidak diakui oleh Muhammad Al Ghazali,” kata Al Mubarakfury. Muhammad Al Ghazali adalah ulama Mesir penulis kitab Fiqhus Sirah.

Wallahu a’lam bish shawab. [Abu Nida]

Maraji’ :
1. Sirah Nabawiyah Rahiqul Makhtum karya Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfury
2. Sejarah Lengkap Rasulullah karya Syaikh Muhammad Ali Ash Shalabi


Perselingkuhan KPK

KPK - Anas - Ibas (ilustrasi inilah.com)
Mengamati pemberitaan di negeri ini, membuat siapa yang tak arif menjadi bingung. Bahkan, dalam taraf yang parah bisa menjadi antipati. Apalagi, sebagian besar masyarakat kita masih menjadikan berita sebagai barang langka. Pasalnya, masalah perut masih mendominasi, ketimbang mengkonsumsi data, angka dan berita yang tak jelas juntrungnya.

Keadaan ini diperparah dengan adanya perselingkuhan pemilik media dengan konten berita. Sehingga, pemberitaan tak lagi obyektif. Semua konten, harus sesuai dengan kemauan pemilik modal. Sehingga, wartawan maupun reporter di lapangan, ‘dipaksa’ untuk mengikuti kemauan pemodal. Apa alasannya? Demi mengenyangkan perut, karena itu perintah kerja, dan seterusnya. Meskipun, kita mengakui, masih banyak awak media yang profesional. Namun, seprofesional apapun, jika konten yang mereka sajikan tak sesuai dengan pemilik modal, mau dipublis di mana? Siapa yang mau mempublis?

Mari, kita sedikit kilas balik. Mumpung masih di pekan pertama tahun 2014. Akhir 2013, semua media diisi dengan pemberitaan Pesta Tahun Baru yang diadakan di Ibu Kota. Mulai dari pendirian panggung, penutupan jalan, informasi transportasi yang dibuka 24 jam, hingga pemimpin tertinggi provinsi itu yang melakukan duet dengan ‘lawan’ politiknya sebelum naik menjadi Jakarta 1.

Pertanyaannya, apakah pentingnya pesta itu? Sebuah gelaran bertajuk ‘pesta rakyat’ di 12 titik panggung, dengan dana 1 milyar dan menghasilkan sampah 200 ton? Jika kita mau berpikir, yang untung siapa? Ya pemodal, ya pemilik panggung, yang makelar petasan, dan pemodal-pemodal lain, termasuk pemilik stasiun televisi dan artis-artis yang hobi cerai itu.

Penjual keliling? Ya, mereka memang untung, tapi hanya sekali dalam setahun. Padahal, seharusnya mereka bisa lebih diberdayakan. Bagi penonton yang berdalih dihibur? Tengok saja, jika perlu lakukan survei, dari sekian juta orang yang datang, berapa yang berhasil bangun Shubuh dan menjalankan dua rakaat tepat waktu?

Tepat setelah pesta tahun baru itu, kita disuguhi dengan Drama Terorisme adegan lama. Ceritanyapun klasik. Banyak kejanggalan. Anehnya, aneka kejanggalan ini tidak dipublikasikan oleh media-media televisi itu. Enam orang ditembak mati. Sementara satu diantara mereka, didapati tidak terdapat luka tembak. Melainkan luka pada salah satu bahu dengan mata yang tercongkel.

Apakah mereka sangat stres sehingga harus membunuh satu demi satu warga yang baru terduga sebagai teroris? Ataukah mereka ingin mendapatkan angpao tahun baru dari Bos Amerika? Yang penting untuk kita ingat, jika kemarin mereka yang ditembak, bukankah suatu ketika, siapapun kita bisa menjadi sasaran tembak juga? Apalagi selama ini sering terjadi ‘salah’ tembak dengan berbagai dalih? Anehnya, berita ini terus menerus diputar, dengan esensi yang tak jelas. Masayarakat awam yang hanya hobi menonton televisi, langsung beranggapan, bahwa mereka adalah teroris. Parahnya lagi, dikaitkan dengan Islam, jilbab, jenggot dan celana cingkrang. Puncak dari drama terorisme ini adalah pelarangan edar buku-buku tulisan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir. Jadi mirip rezim sekuler saja negeri kita ini. Masih ingat buku Gurita Cikeas? Ada yang tahu nasib buku ini?

Drama ini ternyata tak terlalu seksi. Terbukti, pemberitaan dialihkan ke isu Komersialisasi Doa. Ini lebih aneh. Yang mempunyai program sudah mengakui kesalahan, dan mencabut program itu. Tapi, beliaunya dipanggil terus. Mulai stasiun A, B, dan seterusnya. Pola pemanggilannyapun terus menerus. Mulai pagi, siang, sore hinga malam. Yang menggelikan, jenis pertanyaannya sama.

Berita komersialisasi doa ini tidak berlangsung lama. Karena Drama Terorisme masih sedikit cerita. Sayangnya, sutradara salah perhitungan. Drama ini tak begitu diminati, sehingga pemberitaan beralih ke Dagelan Kenaikan Harga Gas. Ini lebih garing, kawan!

Begini, sebelum menaikkan harga, Pertamina seharunya berkoordinasi dulu dengan Menteri BUMN dan Pak Presiden. Lantas, Pertamina baru mengumumkan kenaikan. Kenaikanpun diumumkan, dengan harga yang melangit. Lantas, di hari libur, Pak Presiden mengadakan Rapat Terbatas. Temanya, agar Pertamina meninjau kembali kenaikan harga gas lantaran memberatkan masyarakat. Bahasanya manis sekali, “Kemarin, Kami kurang koordinasi.” Sang Menteri pun mengangguk, dan hari berikutnya, harga LPG tetap naik meski tak semelambung sebelumnya.

Jika kita mau mengamati sedikit lebih seksama, nampaknya strategi yang dijalankan sangat kentara maksudnya. Ada yang bilang pencitraan di pemilu mendatang, ada yang bilang menaikkan pamor partai pemimpin, dan seterusnya. Jika saya boleh memilih, maka saya memilih mengamini pendapat Glen Fredly dalam Mata Najwa Rabu malam kemarin, “Keberhasilan Presiden dalam dua periode ini ya bikin album.” Tentu, kita tidak menafikan kebaikan-kebaikan yang sudah dilakukan, dan semoga menjadi kontribusi bagi bangsa ini.

Selanjutnya, yang paling baru, adalah Humor Perselingkuhan KPK. Ini berita juga menyedot media-media televisi untuk meliputnya. Saya ingin mengatakan, sebelum anda menghakimi, bahwa saya tidak sedang melawan KPK, saya malah menginginkan agar KPK lebih profesional dan tidak tebang pilih. Karena, dalam pandangan saya yang tak pandai ini, banyak kejanggalan yang kemudian dibela oleh banyak pihak.

Begini, Nazaruddin diburu sampai Kolombia. Ada yang tahu berapa dana yang digunakan dalam perburuan itu? Dari Nazaruddin disampaikan pengakuan bahwa Andi Malarangeng dan Anas Urbaningrum terlibat. KPK menetapkan keduanya sebagai tersangka. Anehnya, kenapa Andi dan Anas tidak dijemput untuk ditahan? Apakah dana untuk menjemput keduanya lebih besar dibanding dana yang digunakan untuk menjemput Nazaruddin di Kolombia? Apakah keberadaan keduanya lebih tersembunyi dibanding keberadaan Gayus Tambunan yang sempat jalan ke mana-mana sebelum akhirnya ditangkap?

Hingga kini, Andi sudah ditangkap. Tapi, Anas masih berkeliaran. Sudah dua kali dipanggil, dan Anas selalu menolak hadir. Banyak pihak yang kemudian meminta agar Anas kooperatif, ada juga yang mendukung agar Anas ‘melawan’ ketidakadilan KPK. Pemberitaan ini semakin gelap ketika ada yang mengatakan bahwa sebelumnya, salah satu ketua KPK mendatangi Cikeas dengan Wamen Dani Idrayana.

Humor ala KPK ini, semakin menunjukkan bahwa KPK tidak mempunyai prosedur yang jelas. Salah satunya, ada perbedaan perlakuan. Sama-sama dinyatakan tersangka oleh KPK, tapi beda perlakuan. Ada yang dijemput paksa, padahal baru terduga. Ada yang dicari hingga keliling dunia, ada yang dibiarkan di rumahnya bahkan sampai membuat organisasi baru, ada yang diperiksa di rumahnya karena punya jabatan dekat dengan pemimpin, dan seterusnya.

Lantas, mereka juga terkutat dalam kasus-kasus yang bukan esensi. Lebih asyik kepada kasus kecil. Sedangkan kasus besar yang menyeret pejabat negara, mantan menteri, dan pejabat lain, seakan tidak disentuh. Aneka dalih diberikan, aneka alasan disampaikan. Baik yang logis maupun tidak. Parahnya, sisi tendensius KPK ini semakin terasa.

Sebut saja satu contoh, ketika Ridwan Hakim akan diperiksa sebagai saksi. Anehnya, Ridwan Hakim diberitakan sebagai anaknya siapa, bapaknya dari partai apa. Padahal, tak ada kaitannya. Belakangan, ketika Ridwan Hakim bersaksi bahwa dia belajar bisnis dengan Bunda Putri ataupun Seng Man, KPK mandeg. Padahal, menurut banyak sumber Bunda Putri dan Seng Man ini dekat dengan Cikeas.

Sebelum itu, ketika Ridwan Hakim akan diperiksa, dia sudah dimasukkan dalam daftar orang yang tidak diijinkan pergi ke luar negeri. Sementara itu, Menteri Sri Mulyani yang nyata ‘kontribusi’nya dalam Mega Skandal Century, tidak dicekal ketika akan pergi ke Amerika dalam menjalankan tugasnya sebagai salah satu direktur IMF. Sampai sekarang, KPK juga terkesan tidak menyentuh Sri Mulyani, mungkin karena bukan muhrim. Karena sentuhan dengan bukan muhrim, termasuk dalam dosa.

Akhirnya, ini hanyalah oret-oretan sederhana. Jika benar, silahkan diambil. Kalau salah, mohon dimaafkan. Yang ingin kami sampaikan, jangan sibuk dengan pemberitaan media yang tidak jelas keberpihakan dan latar belakangnya. Lebih baik, mulai sekarang, kita berupaya untuk mengikuti apa yang disarankan oleh Sayyid Quthb agar kita menjadi media bagi diri kita masing-masing. Jangan lupa juga, One Day One Juz.
Salam sepenuh cinta, semoga kita tetap bahagia. [Pirman]

IMM Bentuk Tim Khusus untuk Gagalkan Rencana Gila Ahok

IMM
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menyebut usulan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengenai pembangunan lokalisasi prostitusi sebagai "rencana gila." IMM juga telah membentuk Tim Khusus untuk menggagalkan rencana gila tersebut. Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal DPP IMM Fahman Habibi.

"Ikatan mahasiswa Muhammadiyah Juga sudah membentuk Tim khusus untuk menggagalkan rencana gila Ahok yang akan membangun lokalisasi di DKI Jakarta dengan alasan apapun dan kami akan menggalang kekuatan dari berbagai kalangan untuk melakukan Aksi besar besaran sebagai perlawanan terhadap penyakit masyarakat tersebut," kata Fahman dalam pernyatannya yang dirilis Dakwatuna, Kamis (9/1).

Fahman merasa perlu menyikapi informasi yang beredar bahwa Polda Metro Jaya menolak tiga orang perwakilan IMM yang hendak melaporkan Ahok. Menurutnya, ketiga perwakilan IMM tersebut datang ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya pada hari Senin kemarin untuk mengumpulkan data-data yang dibutuhkan untuk sekedar diskusi dengan pihak Polda.

"Ketiga kader kami itu sudah menyampaikan hasilnya kepada kami," ujarnya.

Namun untuk menjaga keamanan ketiga kader IMM itu, sengaja namanya tidak dimunculkan ke Publik.

Fahman menambahkan, jika tidak ada i’tikad baik dari Ahok selaku pejabat publik untuk mencabut ucapannya terkait rencana pembangunan kokalisasi di DKI Jakarta atau melakukan klarifikasi dan minta maaf di media massa atas ucapannya yang menyinggung warga Muhammadiyah, secara resmi IMM akan melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya setelah data pendukungnya lengkap. [AM/Bersamadakwah]

Jangan Ditawar (Versi Boso Jowo)

Jangan Ditawar.. Apalagi Sampai Dibantah dan Ditolak...

Wak Codhot : Kerupuknya satu berapa kang ??
Wak Kluprut : Mangatus (500)..
Wak Codhot : telungatus (300) ya…??
Wak Kluprut : codhotmu kuwi !! Ha wong mangatus kok ditawar. Ya harganya segitu. Gak gableg duit gak usah beli !!

Itulah reaksi wak Kluprut saat krupuknya yang seharga mangatus ripis ditawar wak Codhot yang selisih harganya cuma dua ratus ripis. Cuma duaratus, tapi sudah mbikin wak Kluprut sewot. Pasalnya orang biasa mbeli gak pernah nawar. Ha kok tahu-tahu ditawar cuma tigaratus ripis..
============================

Coba bandingken dengan wak Koplo yang mau mbeli mobil pada nyak Gembuk :

Wak Koplo : Dijual berapa mobilnya nyak ??
Nyak Gembuk : Empat puluh juta wak..
Wak Koplo : Wah bodynya full dempul kok empat puluh, mbok tiga lima saja nyak..
Nyak Gembuk : Wah, meski dempulan, tapi masih lumayan ngaleng lah… mingsih gemlondhang kalo didhodhog..
Wak Koplo : halah, ha wong genah jelas dempulan rata gitu kok. Sudahlah, tiga enam saja, gak lebih… kalo gak mau saya pulang..
Nyak Gembuk : Ya udah, ambil wak. BPKBnya saya ambil dulu.

Nyak Gembuk dengan lego lilo melepas mobilnya meski selisih 4 juta ripis dari harga penawaran. Dan tidak dengan marah-marah. Beda dengan krupuknya wak Kluprut tadi..
============================
Coba bandingkan lagi dengan Haji Amat yang mau beli tanah seluas empat hektar pada Haji Sangad :

Haji Amat : Gimana ji, saya sudah nawar setengah M mosok gak dilepas sih..
Haji Sangad : Kan sudah saya bilang, saya mbuka 800 juta, boleh nawar, tapi jangan setengah M dong…. saya tekor ji..
Haji Amat : Ya gimana ya, duitnya cekak je. Gini aja, saya naikin seratus. Gimana kalo 600 juta. Dah… saya punyanya cuma segitu..
Haji Sangad : Walah dikit lagi aja deh, 650 lah … dah saya lepas..
Haji Amat : Baik. Ini saya kasih DP dulu.

Haji Sangat gak keberatan amat menerima tawaran Haji Amat, meski selisih harga tawarnya mencapai 150 juta. Bandingkan dengan wak Kluprut yang misuh-misuh hanya karena krupuknya ditawar selisih duaratus ripis sama wak Codhot.
============================

Dan hal diatas adalah wajar terjadi di masyarakat. Semakin tinggi harga barang, maka selisih harga tawarnya juga akan tinggi. Sampeyan njual mobil seharga 60 juta, orang gak akan menawar dengan harga yang selisihnya cuma dua ratus ripis (Rp. 200,00). Mesti selisih tawarnya akan tinggi juga...

Nah...., Sekarang bayangkan dengan harga amalan akherat sampeyan !! Lha amalan akherat itu gak ada yang murah. Sholat 2 raka'at sebelum shubuh saja harganya lebih mahal daripada dunia dan seisinya, lha kalo ditawar sampeyan kelangan berapa itu ??? Rugi atau tekor dunia dan seisinya kan???
 
Dalam satu riwayat, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memberangkatkan pasukan yang dipimpin oleh 3 panglima yang nantinya saling menggantikan jika salah satunya gugur. Tersebutlah Panglima cadangan terakhir bernama Abdullah ibnu Rawahah radhiallahu anhu, beliau mau berangkat agak terakhir. Pasukannya dah berangkat duluan pagi harinya. Beliau mau berangkat selepas tengah hari. Tapi beliau ditegur oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :

"Kamu ketinggalan kebaikan dengan mereka yang berangkat pagi tadi sejauh 500 tahun perjalanan. "

Lhadhalah..., padahal cuma selisih setengah hari ?! udah ketinggalan 500 tahun perjalanan???

Para ulama sering menasehatkan.. Bahwa nyang namanyah kebaikan jangan suka ditunda dan ditawar, karena selisih ganjarannya akan jauh berbeda. Sebagaimana perbandingan orang jual krupuk dengan jual tanah 4 hektar tadi.

Kita ambil contoh :

Sholat jamaah ditawar sholat sendirian, sedekah banyak ditawar juga, sholat tepat waktu ditawar agak telat, haji muda ditawar haji setelah bangkotan, mertobat muda ditawar entar ajah kalo dah mambu lemah dan siap mujur ngalor mlumah…. halah...halah...!!
 
Ada lagi yang lebih parah broooooohhhh...

Jelas-jelas perintah itu datang nya dari Allah dan Rasul-Nya , jangankan ditawar, tapi malah banyak yang menolaknya secara mentah-mentah... Contohnya :

- Diperintahkan agar memakai jilbab yang longgar dan panjang bagi wanita..., eeee... lha kok malah banyak yang memakai pakaian ketat, ngancut, cekak, sampai hampir keliatan semua bagian dan lekuk auratnya...??? Rugi n Tekor berapa tuh??? dosa juga kan???

- Diperintahkan membiarkan jenggot tumbuh subur... Lha kok malah dicukur habis sampai klimis...???

- Diperintahkan agar meninggikan/memotong sarung atau celana bagi laki-laki sampai diatas mata kaki... Lha kok malah banyak yang celananya nglesreh sampai nyapu lemah...???

Contoh lagi : Diperintahkan kalo ada saudara atau tetangga yang meninggal agar memberikan makanan pada ahli mayitnya.. Lhadalah... Lha kok malah banyak yang podho makan-makan dirumahnya ahli mayit yang sedang kesusahan itu ?? Dan masih banyak contoh lainnya....

Hhmm.. Kalo gitu caranya, kehilangan pahala berapa banyak sampeyan ????
============================

Simulasi percakapan hanyalah rekaan, kalo ada kesamaan nama tokoh dan peristiwa, itu hanyalah kebetulan saja. Ini hanya sekedar ajakan untuk kita semuah agar jangan suka menawar apalagi menolak ketetapan Allah dan RasulNya...

Mudah-mudahan bermanfaat.. Wallahu Ta'la A'lam Bish-showaab..

Bolehkah Langsung Tidur Setelah “Bercinta”

Ilustrasi mandi junub
Setiap muslim pasti paham bahwa setelah berhubungan seksual, suami istri wajib mandi junub untuk mensucikan diri dari hadats besar. Yang menjadi pertanyaan adalah, bolehkah menunda mandi junub dengan tidur terlebih dahulu? Misalnya karena alasan mandi di malam hari terasa dingin dan berat.

Berikut ini 6 hadits yang menjelaskan mengenai masalah tersebut:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَيْسٍ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ كَيْفَ كَانَ نَوْمُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْجَنَابَةِ أَيَغْتَسِلُ قَبْلَ أَنْ يَنَامَ أَوْ يَنَامُ قَبْلَ أَنْ يَغْتَسِلَ قَالَتْ كُلُّ ذَلِكَ قَدْ كَانَ يَفْعَلُ رُبَّمَا اغْتَسَلَ فَنَامَ وَرُبَّمَا تَوَضَّأَ فَنَامَ
Dari Abdullah bin Abu Qais dia berkata; "Aku bertanya kepada Aisyah bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidur dalam keadaan junub? Apakah beliau mandi sebelum tidur? Atau tidur sebelum mandi? ' Aisyah menjawab, 'Semua pernah dilakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.. Kadang beliau mandi dahulu lantas tidur, dan kadang (hanya) wudhu lalu tidur." (HR. An Nasa’i)

أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيَرْقُدُ أَحَدُنَا وَهُوَ جُنُبٌ قَالَ نَعَمْ إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَرْقُدْ وَهُوَ جُنُبٌ
Umar bin Al Khaththab bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Apakah boleh seorang dari kami tidur dalam keadaan dia junub?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Ya. Jika salah seorang dari kalian berwudhu, maka hendaklah ia tidur meskipun dalam keadaan junub." (HR. Bukhari)

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَيْسٍ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ عَنْ وِتْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ قُلْتُ كَيْفَ كَانَ يَصْنَعُ فِي الْجَنَابَةِ أَكَانَ يَغْتَسِلُ قَبْلَ أَنْ يَنَامَ أَمْ يَنَامُ قَبْلَ أَنْ يَغْتَسِلَ قَالَتْ كُلُّ ذَلِكَ قَدْ كَانَ يَفْعَلُ رُبَّمَا اغْتَسَلَ فَنَامَ وَرُبَّمَا تَوَضَّأَ فَنَامَ قُلْتُ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ فِي الْأَمْرِ سَعَةً
Dari Abdullah bin Abi Qais dia berkata, "Saya bertanya kepada Aisyah tentang witir Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam. Lalu dia menyebutkan suatu hadits. Aku bertanya lagi, 'Bagaimana (yang harus) beliau perbuat ketika dalam keadaan junub, apakah beliau harus mandi sebelum tidur atau tidur tanpa mandi? ' Aisyah menjawab, 'Sungguh semuanya telah dilakukan beliau, kadang beliau mandi lalu tidur, kadang beliau berwudhu lalu tidur.' Aku berkata, 'Segala puji bagi Allah yang menciptakan dalam perkara tersebut suatu keleluasaan'." (HR. Muslim)

إِذَا أَصَابَ أَحَدُكُمْ الْمَرْأَةَ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَبْلَ أَنْ يَغْتَسِلَ فَلَا يَنَمْ حَتَّى يَتَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ
"Apabila kalian menggauli istri kalian, kemudian hendak tidur sebelum mandi, maka jangan tidur hingga berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat." (HR. Malik dalam Al Muwatha’)

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُجْنِبُ ثُمَّ يَنَامُ وَلَا يَمَسُّ مَاءً حَتَّى يَقُومَ بَعْدَ ذَلِكَ فَيَغْتَسِلَ
Dari Aisyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam junub kemudian tidur tanpa menyentuh air. Setelah itu beliau bangun dan mandi." (HR. Ibnu Majah)

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنَامُ وَهُوَ جُنُبٌ وَلَا يَمَسُّ مَاءً
Dari 'Aisyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah tidur dalam keadaan junub, dan beliau tidak menyentuh air." (HR. Tirmidzi)

Jadi, dari keenam hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa boleh bagi suami istri untuk tidur setelah “bercinta” di malam hari (menunda mandi junub) dan dianjurkan untuk wudhu terlebih dahulu sebelum tidur. Wallahu a’lam bish shawab. [Abu Nida]

“Ana Minkum”, Nasyid Mengharukan Potret Muslim Mesir Pasca Kudeta

I am one of you
Sebuah nasyid dari Musthafa Al Jamil telah diupload di Youtube, baru-baru ini. Nasyid berjudul “Ana minkum” (I am one of you) ini termasuk dalam jajaran nasyid paling mengharukan. Video clip nasyid produksi Cappuccino Tube ini diawali dengan adegan seorang ibu mencari putranya yang dibantai pasukan As Sisi. “Kami bukan dari Ikhwanul Muslimin, kami juga bukan Salafi... Kami ini Muslim Mesir,” kata sang ibu sambil menangis, berusaha memastikan apakah putranya masih hidup.

Selengkapnya, berikut ini video clip nasyid “Ana minkum” :


Perwira Ini Membunuh Jenderal As Sisi?

Ahmad Khouli (foto elshaab)
Gerakan “Mahasiswa Al-Azhar Anti-Kudeta” mempublikasikan sebuah foto yang disebutkan sebagai perwira yang berhasil membunuh pemimpin kudeta militer Mesir, Jenderal Abdel Fatah As-Sisi.

Ahmad Khouli, nama perwira ini, berasal dari daerah Helwan. Seperti dikutip situs Islam Dakwatuna.com, Rabu (8/1), Khouli melesatkan dua peluru di kepala As-Sisi yang langsung membuatnya tewas di tempat.

Akun facebook Gerakan “Mahasiswa Al-Azhar Anti-Kudeta” menyatakan bahwa saat ini Khouli masih hidup. Sedangkan kematian As-Sisi sengaja tidak diumumkan karena sedang dirancang sebuah skenario yang menjadikan Ikhwanul Muslimin sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kematiannya.

Menurutnya, ketika Ikhwanul Muslimin bisa dituduh sebagai pembunuh As Sisi, saat itulah Shidqi Shubhi mengumumkan penerapan hukum darurat militer untuk menjatuhkan hukuman mati kepada semua pimpinan Ikhwanul Muslimin. [AM/Dakwatuna/Bersamadakwah]

DPR RI: Mendikbud Harus Tindak Tegas Sekolah yang Larang Jilbab

Gedung SMAN 2 Denpasar (foto sman2-denpasar.sch.id)
Mencuatnya kasus larangan jilbab di SMAN 2 Denpasar dan sejumlah sekolah lain di Provinsi Bali menuai protes dari banyak pihak, termasuk anggota DPR RI.

Surahman Hidayat anggota Komisi X DPR RI yang membidangi Pendidikan, Olah raga dan Pariwisata, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (8/1) menyesalkan kejadian tersebut.

“Sangat disesali peristiwa pelarangan jilbab di Sekolah tersebut, padahal sudah sangat jelas aturan tentang bolehnya pemakaian jilbab bagi siswi muslimah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Surahman menjelaskan, bentuk pelarangan ini jelas melanggar hak asasi manusia, melanggar UUD 1945, tentang kebebasan menjalankan agama, di samping itu peraturan sekolah tidak bisa lebih tinggi dari peraturan di atasnya, yaitu Peraturan Dikdasmen Nomor 100/C/Kep/1991, yang sangat jelas mengatur pedoman Pakaian Seragam Sekolah yang menyebutkan, siswi putri mengenakan blus biasa berlengan panjang, rok panjang sebagai bawahan dan jilbab.

“Alasan pihak Sekolah melarang pemakaian jilbab, karena tidak sesuai peraturan di sekolah tidak bisa diterima, ini bentuk pelecehan terhadap peraturan Kemdikbud," tegasnya.

Karena itu Surahman meminta kepada Mendikbud M.Nuh untuk segera menindak tegas setiap Sekolah Negeri yang melarang pemakaian jilbab bagi siswinya. "Agar jangan lagi ada pelarangan jilbab di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia," tegas aleg dari Fraksi PKS ini.

Hal senada disampaikan Ahmad Zainuddin, Anggota Komisi X DPR RI yang juga berasal dari fraksi PKS.

"Kalau pun sekolah boleh membuat aturan sendiri, aturan tersebut tidak boleh bertentangan dengan undang-undang dasar atau peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi," kata Zainuddin. [IK/Bersamadakwah]