'Militer Mesir Pecah, As Sisi Akan Disingkirkan'

'Militer Mesir Pecah, As Sisi Akan Disingkirkan'

Jenderal As Sisi
Kudeta akan dikudeta. Demikian yang akan terjadi di Mesir, seperti dipaparkan wartawan senior surat kabar Inggris The Independent, Rober Fisk.

Fisk mengatakan, sejumlah perwira dalam jajaran pimpinan militer Mesir membuat rencana untuk mengorbankan As Sisi di saat kondisi di Mesir sudah tidak bisa dikendalikan lagi. Bertahannya As Sisi hanya akan menambah daftar panjang korban jiwa.

Seperti dilansir Dakwatuna, Sabtu (31/8), pengamat khusus untuk politik Timur Tengah itu menambahkan bahwa ada dua pimpinan penting di militer mengajukan pengunduran diri, karena meyakini kudeta akan berakhir dalam waktu dekat. Namun, As Sisi menolak pengunduran diri itu.

Wartawan yang dikenal dekat dengan penguasa Arab itu juga mengatakan bahwa telah terjadi percekcokan antara As Sisi dan panglima Garda Republik. Dan panglima tersebut sudah mulai melakukan komunikasi dengan beberapa pemimpin Timur Tengah.
Robert Fisk

Sementara itu, demonstrasi anti kudeta kembali meletus di 80 titik, Jum’at (30/8) kemarin. Diperkirakan jumlah massa yang turun menuntut diakhirinya kudeta mencapai jutaan orang.

Di sisi lain, sejumlah negara terus mengecam tindak kekerasan militer Mesir. Kamis (29/8) lalu Pemerintah Inggris mengumumkan embargo kepada militer Mesir dengan menghentikan 49 jenis ekspor peralatan militer ke negeri itu. Embargo itu diambil Inggris menindaklanjuti keputusan Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada Mesir atas pembantaian terhadap rakyat sipil yang dilakukannya. [AM/Dkw/bsb]

0 komentar:

Posting Komentar