Resep Sabar di Bulan Ramadhan

Resep Sabar di Bulan Ramadhan

Kalau kita dengar kata ‘resep’ tentu yang ada di pikiran kita adalah makanan, apalagi di bulan Ramadhan. Tapi kali ini resep yang akan saya sajikan adalah resep sabar di bulan Ramadhan. Rugi kan rasanya kalau bulan yang memiliki banyak bonus ini kita lalui dengan kemarahan-kemarahan baik besar atau pun kecil yang seringkali juga kita lakukan di bulan-bulan lainnya. Nah, resep sabar kali ini adalah resep sabar ala chef ternama di ranah politik beberapa tahun silam. Beliau adalah almarhumah Yoyoh Yusroh yang beberapa tahun silam telah berpulang ke Rahmatullah.

Dalam salah satu buku yang disusun oleh Tim GIP, tertuang resep beliau untuk menanggulangi sabar dalam segala situasi. Resep itu muncul dari nasihat salah satu ustadz yaitu ustadz Abu Ridho, “Apabila mau marah kepada anak, lebih baik marah kepada Yahudi saja. Apabila dihadapkan dalam banyak masalah keluarga, dan lain-lain, ketahui dan sadari, bahwa ada masalah yang jauh lebih besar yaitu Yahudi”.

Ketika di satu titik beliau ingin sekali marah entah karena urusan keluarga, pekerjaan, atau yang lainnya, beliau selalu mengingat bahwa masih banyak hal yang layak kita beri kemarahan kita. Contohnya saja kaum muslimin di belahan Barat, banyak sekali yang sedang mengalami nasib yang sangat tragis. Agama kita diijnjak-injak di sana. Saudara-saudara kita sesama muslim pun banyak sekali yang didzolimi dengan sangat. Pengetahuan tentang berita-berita terbaru seputar Islam baik di dalam negeri maupun di luar negeri itu lah yang membuat beliau berpikir seribu kali jika ingin meluapkan kemarahan pada masalah-masalah yang sebenarnya bisa dibuat simple. Tidak usahlah kita buang-buang energi hanya untuk marah-marah apalagi marah yang tidak jelas yang hanya akan menambah beban dosa kita. Alangkah baiknya jika marah itu untuk orang-orang kafir yang mendzolimi saudara-saudara kita seiman di belahan bumi mana pun. Hal itu jauh lebih berpahala.

Satu hal lagi, resep yang tak kalah jitu adalah resep dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Ada banyak sekali hadits dan ayat Al Qur’an yang menganjurkan kita untuk tidak marah. Salah satunya ini mungkin bisa membuat kita untuk tidak marah karena ada bingkisan yang indah dari Allah bagi orang-orang yang menahan amarahnya.

“Barangsiapa menahan amarah padahal ia mampu melakukannya, pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluk, kemudian Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari yang ia sukai.” Hasan, HR.Ahmad (III/440), Abu Dawud (no.4777), at-Tirmdzi (no.2021), dan Ibnu Majah (no.4286) dari Sahabat Mu’adz bin Anas al-Juhani Radhiyallahu anhu. Dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih al-Jami’ish Shaghir (no.6522)

Setidaknya, jika masalah-masalah saudara-saudara kita seiman yang terdzolimi di belahan bumi yang lain dan iming-iming yang diberikan Allah tidak sanggup meredam amarah kita, betapa meruginya kita. Wallahu a’lam bish shawab. [Gresia Divi]

0 komentar:

Posting Komentar