Tampilkan postingan dengan label Video. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Video. Tampilkan semua postingan

(Video) Pemuda Ini Ajak Ratu Belanda Masuk Islam, Konser Orkestra Gempar

Pemuda ini ajak Ratu Beatrix masuk Islam
Sebuah konser orkestra di Belanda mendadak gempar. Pasalnya, dalam konser yang dihadiri Ratu Beatrix itu, seorang pemuda muslim naik ke panggung. Ia kemudian mengajak Ratu Beatrix dan ribuan hadirin untuk beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,” kata pemuda mengawali pidatonya.

“Saya mohon maaf, saya tahu ia tidak sesuai... dengan cara ini. Tetapi saya terpaksa melakukannya. Saya telah mengajukan beberapa permintaan (untuk bertemu denganmu), akan tetapi mereka tidak mengindahkan,” lanjut sang pemuda yang kemudian membaca terjemahan surat Maryam ayat 30-34.

Beberapa saat kemudian kegaduhan mulai terjadi. Orkestra turun dari panggung meninggalkan pemuda tersebut dengan raut wajah takut.

“Tidak ada bom, duduklah. Saya juga bukan orang gila,” kata sang pemuda menenangkan.

“Saya hanyalah hamba Allah, dan mengajak kamu kepada satu aqidah, berimanlah kepada Allah. Sembahlah Dia, dan hanya inilah jalan yang benar.”

Tak berselang lama, beberapa petugas keamanan membawa pemuda turun dari panggung. Meski demikian tersirat kebahagiaan karena ia telah menyampaikan dakwah yang diembannya.

Menurut MuslimDaily yang melansir video ini, peristiwa tersebut terjadi pada medio 2011 lalu. Ratu Beatrix kini telah turun tahta dan menyerahkan tahta tersebut kepada Pangeran Willem-Alexander sejak 30 April 2013. [IK/MuslimDaily/BersamaDakwah]


Video Dialog Kebangsaan Anis Matta di Ponpes Lirboyo : Gelombang Ke-3 Indonesia

Anis Matta di Ponpes Lirboyo Kediri
Anis Matta terus berkeliling Indonesia untuk mengkomunikasikan narasi baru Indonesia Masa Depan. Setelah dari kampus ke kampus, kini Presiden PKS ini menghadiri dialog kebangsaan dari pesantren ke pesantren.

Bersama KH Anwar Iskandar dan Wagub Jatim Syaifullah Yusuf di Ponpes Lirboyo Kediri, Ahad (22/12), Anis Matta memaparkan 3 Gelombang Sejarah Indonesia, sekaligus bagaimana menyambut Gelombang Ketiga Indonesia.

Seperti apa Gelombang Ketiga Indonesia itu? Berikut ini videonya:





Video Dialog Kebangsaan Anis Matta di Ponpes Mamba'us Sholihin Gresik

Anis Matta di Ponpes Mamba'us Sholihin
Setelah berkeliling ke kampus-kampus ternama di Indonesia, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mulai menyampaikan gagasan Indonesia Masa Depan kepada para ulama dan pondok pesantren. Diantaranya, dalam Dialog Kebangsaan di Pondok Pesantren Mamba’ush Sholihin, Suci, Gresik, Jawa Timur, Sabtu (21/12).

Berbeda dari orasi biasanya yang “berapi-api”, pada acara yang digelar Institut Keislaman Abdullah Faqih (INKAFA) ini, Anis Matta memulainya dengan joke-joke segar dari kisah nyata selama ia di pesantren. Kemudian ia menyampaikan 3 Ciri Indonesia Masa Depan dan Tantangannya.

Berikut ini video ceramah Anis Matta dalam Dialog Kebangsaan di Pondok Pesantren Mamba’ush Sholihin :


(Video) Kesetaraan Pemimpin dan Rakyat, Saat Erdogan Terlambat Datang Shalat Jum'at

Video Erdogan saat terlambat datang Shalat Jumat (Youtube)
Tidak berlebihan jika Majalah Time memasukkan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan sebagai nominasi Man of The Year pada 2013 ini. Selain berhasil memajukan ekonomi Turki dan menjadikannya sebagai negara berpengaruh, Erdogan juga dicintai warga negeri dua benua tersebut.

Kedekatan Erdogan dan kesetaraan yang dibangunnya menjadi salah satu alasan mengapa ia dicintai rakyat. Ketika politisi Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) ini berkunjung ke daerah, tidak sedikit anak-anak yang memanggilnya ayah atau paman.

Yang terbaru, dalam sebuah video di Youtube tampak bagaimana Erdogan tidak ingin diperlakukan layaknya pejabat negara lain. Dalam video ini Erdogan beserta rombongan terlambat tiba di masjid saat shalat Jum'at. Sadar terlambat, ia pun mengambil tempat di shaf yang tersisa.

Dikutip dari Dakwatuna, rombongan Perdana Menteri Turki dalam sebuah perjalanan di Istanbul, mampir ke salah satu masjid untuk shalat Jum’at. Karena terkena macet, akibatnya rombongan tersebut tiba di masjid terlambat dan masjid sudah dalam keadaan penuh. Hal itu menyebabkan Erdogan tidak bisa masuk. Tidak seperti petinggi negara lainnya yang pada umumnya langsung diberikan shaf terdepan, Erdogan justru mengambil shaf yang tersisa di belakang lalu melakukan shalat di pintu masjid.

Tidak disebutkan kapan kejadian ini terjadi, namun salah satu video pertama yang diunggah ke YouTube bertanggal 24 November 2013. [AM/dakwatuna/bersamadakwah]

(Video) Kumandangkan Adzan, Masjid di Swedia Dilempari Daging Babi

Kumandangkan Adzan, Masjid di Swedia Dilempari Daging Babi
Serangan islamofobia terhadap Muslim Swedia kembali terjadi. Masjid Fittja, satu-satunya masjid yang mendapat izin mengumandangkan adzan dengan pengeras suara, dilempari daging babi.

"Kejadiannya malam hari sekitar pukul 11.00. Kami menerima telepon dari masjid. Kebetulan pelapor baru tiba di tempat kejadian," ungkap petugas kepolisian Ulf Lindgren, seperti dikutip AFP, Jumat (22/11).

Kepolisian Fittja menyimpulkan insiden ini merupakan serangan islamofobia berbentuk aksi vandalisme. "Kami temukan daging, tapi belum ada temuan lain," kata dia.

Masjid Fittja dibangun pada tahun 2007. Adzan pertama dengan menggunakan pengeras suara dikumandangkan pada 26 April lalu.

Berikut berita videonya seperti dilansir Republika Online:


(Video) Merinding! Beginilah PKS Persiapkan Pengamanan Pemilu 2014

Apel siaga pemenangan pemilu
“Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya...” (QS. Al Anfal : 60)

Agaknya, ayat i’dad dalam surat Al Anfal ini telah menginspirasi PKS untuk mempersiapkan jihad siyasi 2014 dengan segenap kekuatan. Salah satu persiapan itu adalah apel siaga 1000 pasukan di Gunung Bromo.

Dalam video berjudul “Kenang Jasa Pahlawan, Apel Siaga 1000 Pasukan di Gunung Bromo” yang diunggah Dhian Satria di Youtube, tampak bagaimana suasana persiapan pengamanan pemilu yang dilakukan oleh DPW PKS Jawa Timur. Diiringi nasyid Tsabat dari Maidany, semangat yang menggelora dari para korsad, kepanduan dan santika membuat ‘merinding’ orang yang melihatnya.


Mengapa Ikhwanul Muslimin Tidak Mengangkat Senjata Melawan Kudeta? Ini Videonya

As Sisi - ilustrasi kudeta (MesirKini)
Banyak yang bertanya mengapa Ikhwanul Muslimin tidak mengangkat senjata melawan kudeta? Padahal sejauh ini, militer pimpinan Jenderal As Sisi telah membunuhi rakyat Mesir dan kader-kader Ikhwan. Mengapa Ikhwan tidak mengangkat senjata padahal mereka memiliki kekuatan untuk melakukannya? Mengapa Ikhwan tidak memfatwakan jihad sebagaimana di Suriah?

Berikut ini video jawabannya, yang langsung disampaikan oleh juru bicara dan salah seorang pendidi Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) Dr Ahmad Fahmy El Watidi:


Kisah Nyata, Azab Pedih Tokoh Syiah yang Melaknat Aisyah

Ilustrasi azab tokoh syiah
Ahlussunnah dan Syiah selalu bertolak belakang 180 derajat dalam memandang sahabat Nabi, termasuk istri Rasulullah Aisyah radhiyallahu anha. Bagi Ahlussunnah, Sahabat Nabi adalah orang-orang mulia. Aisyah adalah wanita mulia dan telah diridhai Allah dan RasulNya. Sebaliknya, Syiah justru mencaci dan melaknat sahabat, tidak terkecuali Aisyah.

Pertentangan diametral antara tokoh Syiah Hasan Syahatah dan seorang Ahlussunnah Abu Misyari dalam memandang kedudukan Aisyah akhirnya berujung mubahalah.

Seperti video di bawah ini, terlebih dulu Abu Misyari menyatakan bahwa Aisyah adalah ummul mukminin yang mulia. Ia siap dilaknat jika sumpahnya salah.

“Aku keluar dari daya dan kekuatan Allah, dan aku masuk kepada daya dan kekuatanku, bahwa Aisyah adalah ummul muminin, Allah telah meridhainya, bukan wanita jahat, fajir dan fasik, dan demi Allah engkau wahai Hasan Syahatah adalah fajir, fasik, munafik. Allah melaknatku jika aku dusta” kata Abu Misyari.

Giliran Hasan Syahatah, ia pun bersumpah: “Aku keluar dari daya dan kekuatan Allah, dan aku masuk kepada daya dan kekuatanku, bahwa Aisyah istri Nabi shallallahu alaihi wa aalih adalah wanita yang fasik, mujrim (jahat), maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, menyakiti ahlulbait, membunuh kaum muslimin secara zhalim, maka dia dilaknat di dunia dan akhirat, dan saya dilaknat jika saya berdusta.”

Tidak terjadi apa-apa setelah mubahalah itu. Satu jam, dua jam, satu hari, dua hari... semua berjalan seperti biasa. Abu Misyari menjalankan aktifitas seperti biasa. Hasan Syahatah juga masih gemar mencaci sahabat Nabi.

Hingga kemudian, beberapa pekan setelah mubahalah itu, Hasan Syahatah tewas mengenaskan. Tepatnya pada 23 Juni 2013 lalu di Daerah Giza, Mesir. Ia dikeroyok massa setempat ketika tengah menyebarkan ajaran Syiah di sebuah rumah yang juga dipakai nikah muktah dan konsolidasi aksi kekerasan 30 Juni. [IK/Ytb/bsb]




Di Balik Idul Ghadir Syiah Bukan Islam (Video)

Syiah bukan Islam
Pengikut Syiah di Indonesia semakin berani menggelar perhelatan-perhelatan besar. Salah satunya, perayaan Idul Ghadir 26 Oktober 2013, yang ternyata sebagian pesertanya mengaku tidak tahu bahwa mereka sedang menghadiri hari raya Syiah. Dalam video ini, sejumlah peserta mengaku diajak atau tertarik dengan tema “seminar” yang digelar di SMESCO jalan Gatotsubroto kav 94 Jakarta tersebut.

Selain pengakuan mereka, video ini juga “menelanjangi” ajaran Syiah, khususnya terkait Idul Ghadir dan doanya yang mengkafirkan Abu Bakar, Umar dan Ustman serta menyebut mereka sebagai berhala. Kutipan-kutipan langsung dari kitab-kitab Syiah, membuat Khazanah Trans7 edisi “Doa Idul Ghadir” ini secara ilmiah menunjukkan kesesatan Syiah serta menjadi bukti bahwa Syiah bukan Islam.


Bergabung dengan Mujahidin Suriah, Artis China Ini Siap Mati

Chen Weiming - artis China yang bergabung dengan Mujahidin Suriah
Video bergabungnya artis China Chen Weiming dengan Mujahidin Suriah untuk melawan rezim Bashar Asad menarik perhatian pengguna media sosial. Di Youtube, puluhan pengguna memberikan komentar atas langkah artis yang pernah mengambil bagian dalam protes di Lapangan Tiananmen pada tahun 1989 itu.

Chen memutuskan untuk bergabung dengan tentara Mujahidin setelah melihat Mujahidin melindungi anak-anak, perempuan dan warga sipil tak berdosa. Seperti terlihat dalam video ini, Chen berkali-kali mengucapkan takbir bersama para mujahidin sambil menenteng senjata. Ia juga menyatakan siap mati demi menolong orang-orang yang tertindas.

“Saya tahu betul bahwa saya bisa dibunuh di Suriah, tapi aku tidak takut mati jika itu membantu orang-orang tertindas,” tanda Chen..

Seperti dilansir Islampos, Kamis (31/10), meski video tersebut sudah diposting satu tahun lalu, namun kisahnya memilih menentang sikap negaranya yang justru mendukung Pemerintah Suriah kembali ramai di dunia maya dan Youtube. []

(Video) Dakwah Cara Unik, Mahasiswa AS Shalat di Hadapan Publik

Adam Saleh selesai shalat (foto dari Fimadani)
Dua mahasiswa muslim New York membuat terobosan dakwah yang unik. Adam Saleh dan Sheikh Akbar, keduanya keturunan Asia, bergantian shalat di hadapan publik. Sementara Saleh sedang shalat sunnah, Akbar merekamnya sembari mengamati reaksi warga Amerika Serikat (AS). Demikian pula sebaliknya, saat Akbar shalat, Saleh merekamnya.

Tidak sedikit warga AS yang kemudian bertanya kepada Adam atau Saleh, tentang apa yang baru saja dilakukannya. Mereka merasa aneh dengan gerakan-gerakan khas yang mereka lihat. Bahkan, ada yang langsung mengikuti gerakan shalat karena menyangka itu adalah senam yoga.

Dikutip dari Fimadani, Senin (14/10), dalam video yang mereka unggah di situs Youtube dengan judul Praying In Public, disebutkan bahwa mereka membawa kompas untuk mengetahui arah ka’bah. Setelah itu mereka berwudhu, lalu salah seorang di antara mereka melakukan shalat sunnah 2 rakaat dan yang lain merekamnya dengan kamera.

Hal ini mereka lakukan untuk mengetahui reaksi publik Amerika ketika melihat mereka shalat. Di samping itu, tujuan mereka adalah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa umat Islam mencintai perdamaian melebihi dari apa yang mereka pikirkan.

Heboh, TV One Keceplosan "Golkar-nya Gak Usah Disebut Ya"

TV One - breaking news
Media bisa menggiring opini publik untuk menjustifikasi seseorang bersalah dan menyebarluaskan aibnya ke seluruh dunia. Sebaliknya, media juga bisa menutupi kesalahan pihak tertentu dengan cara tidak memberitakannya.

TV One baru-baru ini dicurigai melakukan operasi tersebut setelah insiden "keceplosan" pada tayangan langsung breaking news, Rabu malam (2/10) pekan lalu. Dalam video berdurasi 14 menit yang telah beredar di media sosial itu, dialog reporter tentang larangan penyebutan Partai Golkar ikut terekam dan terdengar jelas. "Golkar-nya gak usah disebut ya," demikian pada menit 8:32.

Sontak, beragam komentar negatif tertuju pada TV One yang mengesankan sedang melakukan operasi tertentu.

"Kok bisa itu keceplosan atau bagaimana," kata Rahma Ummu Fatih mengomentari video tersebut.

"Sebaik-baiknya bangkai ditutup ketauan juga," timpal Aji Teguh Prihatno. [Jj/Fb]


(Video) Bocornya Rencana Teror Pemimpin Kudeta terhadap Media

Sebuah video yang menunjukkan rencana pemimpin kudeta Jenderal As Sisi untuk membungkam media bocor ke publik. Aljazeera melansir video percakapan antara As Sisi dan pejabat senior militer tersebut, Kamis (3/10).

Dua tokoh militer itu mengkhawatirkan kebebasan media pasca revolusi yang tidak mau "tunduk" kepada militer sebagaimana era Mubarak. Upaya meneror media pun direncanakan dan mulai direalisasikan setelah penggulingan Presiden Mursi.

Berikut video dan kutipan percakapan As Sisi dan pejabat militer itu:

Perwira militer:
"Kita harus membuat kembali garis merah untuk media. Kita harus mendapatkan cara baru untuk menetralkan mereka. Media di Mesir hanya dikendalikan 20 atau 25 orang. Kita harus berhubungan dengan orang-orang ini secara individual dan langsung, (targetnya) meneror atau menundukkan mereka.

Abdel Fattah as Sisi:
"Saya tahu bagaimana mengalahkan mereka, namun bagaimana cara meneror mereka seperti yang anda katakan. Saya beritahu bahwa kita ingin sekali mengendalikan media saat pertama kali tentara mengambil alih kekuasaan di 2011, namun kita kalah besar; karena untuk mendapatkan apa yang anda inginkan anda memerlukan pengaruh. Ini tidak sesederhana mendirikan komite atau satuan gugus tugas. Dibutuhkan waktu sangat lama sebelum anda dapat mempengaruhi dan mengendalikan media. Kita sedang melakukannya sekarang dan kita akan mendapatkan hasil yang lebih positif meskipun kita belum seperti apa yang kita inginkan."


Sejak kudeta militer pada 3 Juli, puluhan wartawan telah ditangkap dan beberapa stasiun televisi ditutup. Al Jazeera merupakan salah satu sasaran teror militer tersebut. Kantornya telah digerebek beberapa kali dan wartawannya ditangkap.

Al Jazeera Mubasher Misr
ditutup dan dua wartawan Al Jazeera hingga kini masih dalam tahanan .

Aura Kemenangan – Iltizam (Lirik Nasyid dan Video Klip)

Muslimah pro Mursi menangis
Aura Kemenangan adalah nasyid baru dari grup nasyid Iltizam. Seperti dikatakan Lutvan, vokalis Iltizam yang juga penulis nasyid ini, Aura Kemenangan terinspirasi dari surat Al Fath.

Selain lirik dan nadanya yang membawa gelora semangat dan harapan, video klip nasyid ini juga kaya inspirasi perjuangan dan janji Allah akan kemenangan Islam.

Berikut video klip dan lirik Aura Kemenangan:


Aura Kemenangan

Aura kemenangan
Pancarkan kekuatan
bukti kesungguhan
Menapaki jalan perjuangan

Aura kemenangan
Lahirkan kejayaan
Tegaknya keadilan
Raih kesejahteraan

Yakinlah dirimu
Berjuang terus maju
Hadapi tantangan
hempas segala rintangan

Yakinlah dirimu
Berjuang terus maju
Berbekal iman
gapailah kemenangan

Reff:
Inna fatahna laka fathan mubina
Inna fatahna janji kemenangan yang nyata
Inna fatahna laka fathan mubina
Inna fatahna janji kemenangan yang nyata

Satukanlah derap langkahmu
Tegarlah jiwamu hadapi musuhmu

Brsabarlah dalam berjuang
Janji Allah kan menjelang



Video Ini Ungkap Kedustaan Foto “Jihad Seks” Al Arabiya

Video ini ungkap kedustaan foto "Jihad Seks" Al Arabiya
Situs Al Arabiya, Jum’at (20/9) lalu, merilis berita adanya “jihad seks” yang dilakukan gadis-gadis Tunisia untuk pejuang oposisi Suriah. Selain menyebutkan sejumlah gadis Tunisia yang telah berhubungan badan dengan 20, 30 hingga 100 pejuang kemudian pulang ke Tunisia dalam kondisi hamil, media itu juga memuat foto seorang wanita bercadar duduk berdekatan dengan pejuang oposisi yang meletakkan senjata di atas paha wanita tersebut.

Di foto tersebut ditulis terang-terangan: “sejumlah gadis Tunisia yang telah pergi ke Suriah untuk ‘jihad seks’ kembali ke rumahnya dalam kondisi hamil, kata pemerintah. (foto courtesy dari www.febrayer.com)”
Al Arabiya, ternyata foto palsu

Salah seorang sumber bersamadakwah menginformasikan bahwa foto tersebut sebenarnya adalah foto suami istri. Namanya adalah Ummu Ja’far, bersama suaminya Abu Ja’far. Keduanya adalah pejuang oposisi. Sang istri merupakan seorang sniper, yang dalam aksi-aksinya mengincar tentara rezim syiah Basyar Assad disertai sang suami yang bertugas melindunginya.

Bukti bahwa keduanya merupakan suami istri adalah video liputan Aljazeera di bawah ini. Dalam video berdurasi 3 menit 6 detik ini diperlihatkan bagaimana aksi Ummu Ja’far sebagai penembak jitu. Saat wawancara Aljazeera, Ummu Ja’far dan suaminya juga ditemani oleh sejumlah rekan pejuang. [IK/Ajz/bsb]


(Video) Erdogan Selamatkan Martabat Bendera Turki, Pemimpin Negara Lain Keheranan

Erdogan selamatkan martabat bendera Turki
Selama ini ada tuduhan dari kaum sekuler bahwa mereka yang mengusung agenda Islam adalah orang yang tidak nasionalis dan menjadi ancaman keamanan nasional. Namun, sejumlah bukti menunjukkan sebaliknya. Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan adalah salah satu contohnya.

Politisi Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) itu kembali menyelamatkan martabat bendera Turki, di saat sejumlah pimpinan negara lainnya menginjak bendera negaranya sendiri.

Dalam sesi foto bersama para pemimpin KTT G20 di St. Petersburg, Rusia, Jum’at (6/8) lalu, Erdogan yang tiba di tempat lokasi foto bersama PM Inggris, David Cameron, mengambil gambar bendera Turki yang berada di bawah kakinya. Meski bendera-bendera tersebut sengaja diletakkan oleh panitia untuk menandakan posisi para pemimpin itu berdiri, Erdogan tidak mau menginjak bendera negaranya sendiri. Ia pun memasukkan bendera itu ke dalam jasnya.

Presiden AS Barack Obama, Cameron dan Merkel yang melihat aksi Erdogan sontak tertawa. Reaksi terkejut sekaligus kagum terlihat di raut wajah Presiden Argentina, Cristina Fernández de Kirchner. Agaknya, ia tidak menduga ada pemimpin yang begitu menghargai identitas negaranya.

Aksi pungut bendera di KTT G20 ini bukanlah kali pertama dilakukan Erdogan. Dalam dokumetasi acara G20 di Pittsburgh, 2009 lalu, Erdogan juga menyelamatkan bendera Turki dan memasukkannya ke jas, agar ia tidak terinjak. [AM/Ytb/Dkw/Fb]


(Video) Biadab! Hendak Dimakamkan, Jenazah Pro Mursi Dibakar

Jenazah Pro-Mursi dibakar
Kebiadaban militer Mesir dalam membantai demonstran pendukung Presiden Mursi kembali 'disuguhkan' kepada dunia internasional. Video yang beredar kali ini menunjukkan upaya rezim militer memusnahkan jenazah demonstran, meskipun jenazah-jenazah itu sudah dikafani.

Dalam video berdurasi 5 menit lebih ini terekam, setelah jenazah-jenazah pembantaian dikafani, sebuah buldozer merangsek sambil membawa sisa-sisa kemah demonstran. Api pun merembet dan membakar jenazah-jenazah yang masih berada di dalam kemah.

Orang-orang yang merawat jenazah mencoba menyelamatkan mayat-mayat tersebut agar tidak terlalap api. Namun, tidak semua mayat berhasil diselamatkan.

Sebelumnya, bersamaan dengan pembantaian di Rabiah Adawiyah dua pekan lalu, militer juga membantai demonstran di An Nahdhah. Sebuah video yang dilansir ElWatanNews menunjukkan, dalam upaya membubarkan demonstrasi, tentara membakar hidup-hidup sejumlah demonstran di tempat itu. [IK/Ytb/Fmd/bsb]


(Video) Di Depan SBY, Anis Matta Sampaikan Maqom Indonesia

Anis Matta - Silaturahim Kebangsaan 2013
Di depan SBY, Presiden PKS Anis Matta menyampaikan bahwa Indonesia harus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kehidupan umat manusia di dunia secara global. Anis matta juga menghimbau agar Indonesia membantu saudara-saudara kita di dunia internasional, karena itulah 'maqom' Indonesia sebagai negara besar.

Hal itu disampaikan Anis Matta saat memberikan sambutan dalam Silaturahim Kebangsaan yang digelar Partai Golkar, Senin (26/8).

"..kita tidak lagi sekedar memikirkan persoalan kita di dalam negeri tetapi juga berpikir untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di luar sana sebagai sebuah negara besar dan saya kira itulah, dalam istilah para ulama kita, maqom yang pantas bagi negara kita di masa yang akan datang," kata Anis Matta disambut tepuk tangan peserta.

Sebelumnya, Indonesia dinilai kurang berperan dalam mengatasi kemelut di Mesir dan Suriah. Hingga Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan pun meminta Presiden SBY agar lebih berperan menangani kemelut di dunia Arab, khususnya di dua negara tersebut. [Jj/Ytb]

(Video) Orasi Gubernur Jabar: Mengapa Kita Perlu Selamatkan Mesir

Mengapa kita perlu menyelamatkan Mesir? Mengapa kita perlu menghentikan kebiadaban di Mesir? Mengapa kita peduli Mesir? Bukankah Mesir itu jauh?

Orasi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada Aksi Solidaritas Mesir di lapangan Gasibu Bandung, Jum’at (16//8) ini akan menjawabnya:




(Video) Detik-detik Pembantaian Ribuan Warga Mesir di Rabiah Adawiyah

Militer Mesir mengunakan berbagai cara agar pembantaian terhadap ribuan warga sipil di Rabiah Adawiyah tertutupi. Diantaranya, militer membakar masjid dan rumah sakit yang dipenuhi jenazah dan korban luka. Militer juga menembaki jurnalis dan merampas kameranya, agar kejahatannya tidak tersebar ke seluruh dunia.

Namun, terlalu banyak kamera dan wartawan untuk dibungkam. Bahkan detik-detik pembantaian pun terekam dan tersebar ke seluruh dunia. Diantaranya melalui video jurnalis Ibrahim Al Masri berikut ini. Dalam video berdurasi 8 menit ini, terlihat betapa ngerinya pembantaian di Rabi’ah Adawiyah. Seorang anak menangis melihat kepala ibunya pecah, bayi dan balita meninggal sesak nafas akibat serangan gas air mata.

Sebagai bentuk pembelaan kepada rakyat Mesir agar pembantaian dan kudeta berdarah ini segera diakhiri, sebarkan video ini setelah Anda melihatnya:


 

suara islam Powered by Blogger